October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Bakti TNI di Desa Peseluk Pesimbe, Aceh Tenggara

Bakti TNI di Desa Peseluk Pesimbe, Aceh Tenggara

Bakti TNI di Desa Peseluk Pesimbe, Aceh Tenggara

Aceh Tenggara, Indocybernews.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan benteng pertahanan Negara terdepan dalam menjaga kedaulatan keutuhan Negara. Selalu siap menghadapi ganguan dari luar maupun dari dalam yang ingin mempecah belah kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud kepedulian TNI terhadap rakyat yang ada di pedesaan. Operasi Bhakti TNI merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya.

Program ini dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan kegiatan pembangunan di daerah pedesaan. Khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak bencana alam. Seperti halnya Pra TMMD di bumi Aceh Tenggara yang dimulai tanggal 1 juni sampai 14 juni 2021. Pembukaan TMMD Reguler ke-111 Kodim 0108/Agara dimulai 15 Juni sampai 14 Juli 2021.

Dengan dilaksanakannya Program Tentara Manunggal Membangun Desa tersebut, masyarakat desa Peseluk Pesimbe Kecamatan Deleng Pokhisen Aceh Tenggara sangat terharu dan berbahagia. Bakti TNI dalam TMMD Reguler ke 111 Kodim 0108 Aceh Tenggara ini berlangsung penuh dengan kekeluargaan. Dan masyarakat yang terkenal dengan sungai Alas arena spot olah raga arung jeram ini, sekarang esok dan selamanya, Ada TNI di hati mereka.

Bagi masyarakat Peseluk Pesimbe cukup beralasan apa penyebab hati mereka itu berbunga bunga. Karena manfaat bakti TNI dalam melaksanakan pekerjaan menerobos jalan sepanjang 1,5 Km di daerah yang kaya dengan ragam budaya tersebut benar benar terasa manfaatnya.

Mengingat jalan sepanjang 1,5 km sangat memudahkan dalam mengelola kebun dan mengeluarkan hasil panen dari kebun untuk dibawak ke pasar yang selama ini sangat susah.

“Terimakasih TNI, program TMMD mu bukti sila ke lima Pancasila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia semakin terwujud di Aceh Tenggara. Sebelum akses jalan ini dibuka, kami bisa menghabiskan waktu dua hingga tiga jam dari kebun ke rumah. Tapi setelah jalan itu dikerjakan kami cuma butuh waktu 30 menit sampai di rumah. Satu kata untuk TNI, “Hebat”, ungkap Samawi warga setempat.

Samawi 54 tahun ini berprofesi sebagai imam Musholla di Desa Peseluk Pesimbe, tak henti mengucapkan syukur kepada Sang Maha Hakim Rabbi Azza Wazalla atas keberadaan Kodim 0108 Aceh Tenggara atas program TMMD. “Bukan hanya mempermudah akses bagi petani tetapi juga mempermudah kami dalam melakukan ibadah. Dalam program TMMD kali ini Kodim 0108 juga melakukan perbaikan musholla kami. Sebelum direhab, kami sangat kesulitan melakukan kegiatan ibadah, terlebih di musim penghujan. Atap musholla bocor, dinding nya berlubang, untuk memperbaikinya kami tidak memiliki dana,” ungkapnya.

Namun dengan adanya program TMMD Kodim 0108 semua terjawab sudah. Bukan hanya memperbaiki Musholla yang rusak, tetapi tempat ibadah kami sekarang sudah berlantaikan keramik. Semoga apa yang diberikan Kodim dengan program TMMD bisa meningkatkan iman dan taqwa kami Kepada Allah SWT. Jagalah TNI kami ya Rob, ada mereka di hati kami” sambung Samawi.

Bukan cuma cerita di soal jalan dan rumah ibadah yang menjadi catatan masyarakat, tapi ada lagi yang pantas digoreskan di tinta emas, yakni soal bantuan hunian rumah. Dalam program kali ini Kodim 0108 juga memberikan bantuan berupa pembangunan satu unit rumah untuk masyarakat tidak mampu.

Ibu Meli Amini 32 tahun buruh harian lepas mendapat kesempatan di program ini. Kepada penulis ia menceritakan kebahagian yang tiada tara itu. Dari relung hatinya yang terdalam, wanita itu mengaku tidak pernah berhenti bersyukur atas pemberian bantuan satu unit rumah permanen.

“Rasanya seperti mimpi saya bisa memiliki rumah sendiri, dengan penghasilan kami suami istri hanya Rp 800.000 per bulan nya, suatu yang mustahil bisa punya rumah. Tapi Tuhan berkata lain, ditengah ketidak pastian itu datang dewa penolong. Saya hanya bisa bersyukur atas apa yang telah diberikan Kodim 0108, sungguh sesuatu yang tak disangka sangka. Setiap hari saya melihat proses demi proses pembangunan rumah ini, saya tunjuk kan kepada kedua anak saya.

“Nak, ini rumah kita, sekarang kita sudah punya rumah, bapak TNI itu yang memberi. Kita teramat bersyukur punya TNI di Aceh Tenggara sehingga kita bisa memiliki rumah. Jika besar nanti kamu jadi TNI aja ya nak” ujar wanita berperawakan sedang ini dengan mata yang berkaca kaca.

Komandan Kodim 0108 Aceh Tenggara Kolonel Inf Robbi Firdaus, SE, M.Si ketika ditemui terkait rangkaian kegiatan TMMD, mengaku apa yang dirinya lakukan hanya sebuah tanggung jawab. Berupaya mendedikasikan amanah untuk membangun desa dengan segenap kemampuan yang ada.

“Kegiatan TNI TMMD dari Kodim 0108 Aceh Tenggara kita aplikasikan dalam beberapa kegiatan. Yakni penerobosan jalan sepanjang 1,5 Km yang terletak di daerah Jambur lateng, pembangunan satu unit rumah warga kurang mampu di desa Peseluk Pasimbe, program vaksin untuk menekan penyebaran pandemi covid-19 yang dilaksanakan di posramil Delung Porkison. Juga beberapa kegiatan lainnya seperti perehaban Musholah Nurul iman.

Kegiatan TMMD ini kita lakukan bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat seperti 8 wajib TNI dalam poin ke delapan. Yakni mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Kita juga membangun satu rumah permamen. Rumah itu kita berikan kepada ibu Meli Amini, ia pantas menerimanya.

Selain penghasilan mereka hanya Rp 800.000 per bulan, kondisi fisiknya juga tidak sempurna. Ia tidak memiliki tempat tinggal hanya menumpang di rumah saudaranya. Maka dari itu wajib bagi kami untuk memberikan tempat tinggal untuk ibu Meli Amini ini.

Semoga ia mendapat kedamaian di rumah yang baru, tempat yang memang ia idam idam kan” ungkap Dandim 0108 Aceh Tenggara ini. Hari ini langit di atas Aceh Tenggara cerah berwarna biru muda, secerah hati masyarakatnya. (Iw)