Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Timur pada Minggu (18/1/2026) pagi menyebabkan banjir di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Gempol-Malang, Pulogadung. Ketinggian air dilaporkan mencapai betis orang dewasa, memaksa aparat kepolisian mengerahkan perahu karet untuk membantu mobilitas warga.
Aktivitas Polisi di Lokasi Banjir
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, mengonfirmasi bahwa personelnya telah dikerahkan ke lokasi. “Anggota Sie Pammat Ditsampta Polda Metro Jaya melakukan patroli di lokasi untuk membantu warga terdampak,” ujar Kombes Wahyu kepada wartawan, Minggu (18/1/2026).
Patroli ini tidak hanya fokus pada penanganan banjir, tetapi juga mengantisipasi potensi pohon tumbang akibat cuaca buruk. “Anggota melaksanakan patroli siaga bencana antisipasi banjir dan pohon tumbang. Anggota membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” tegasnya.
Bantuan serupa juga diberikan kepada warga yang terdampak banjir di kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur. Ketinggian air di pemukiman warga dilaporkan sempat mencapai 30 hingga 60 sentimeter pada pukul 06.00 WIB.
Meskipun ketinggian air cukup signifikan, Kombes Wahyu menyatakan bahwa belum ada warga yang meminta bantuan evakuasi. “Untuk sementara warga belum ada yang meminta bantuan evakuasi. Anggota standby dan siaga, manakala ada warga yang membutuhkan bantuan evakuasi,” pungkasnya.






