Bogor – Ketinggian Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, sempat mencapai 100 centimeter pada Minggu (18/1/2026) pagi, dengan status siaga 3. Peningkatan debit air Sungai Ciliwung ini dipicu oleh curah hujan tinggi di kawasan Puncak semalam.
Detik-detik Peningkatan Debit Air
Petugas jaga Bendung Katulampa, Andi Sudirman, melaporkan bahwa TMA Sungai Ciliwung mulai naik ke angka 100 centimeter pada pukul 06.13 WIB, yang menandakan status siaga 3. Kondisi ini berlangsung hingga pukul 08.00 WIB, di mana TMA tercatat 80 centimeter dengan status siaga 4.
“Ketinggian air Sungai Ciliwung naik 100 centimeter mulai pukul 06.13 WIB status siaga 3. Kemudian turun ke 90 centimeter, status masih siaga 3 dan turun lagi jadi 80 centimeter status siaga 4 per pukul 08.00 WIB,” ujar Andi.
Selanjutnya, pada pukul 09.00 WIB, TMA kembali turun menjadi 70 centimeter, dan pada pukul 10.00 WIB tercatat 60 centimeter, dengan status Bendung Katulampa kini berada di level siaga 4.
“TMA 60 centimeter, siaga 4 per pukul 10.00 WIB. Cuaca gerimis,” tambah Andi.
Imbauan untuk Warga Jakarta
Andi mengimbau warga yang bermukim di bantaran Sungai Ciliwung, khususnya di wilayah Jakarta, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Limpasan air dari Bendung Katulampa diperkirakan akan tiba di kawasan hilir Jakarta dalam kurun waktu 6 hingga 8 jam setelah peningkatan debit air.
“Perkiraan air tiba di kawasan hilir di Jakarta sekitar 6-8 jam,” pungkasnya.






