October 1, 2022

Menyajikan Berita Teraktual

Bocah SD Ditikam Pamannya Hingga Tewas, Motifnya : Dendam

2 min read

MEDAN || Indocybernews.com – Beberapa hari melarikan diri, akhirnya pelaku pembunuh bocah kelas VI SD di sekolah Yayasan Baiti Jannati, Deli Serdang, berhasil diringkus Polsek Sunggal.

Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha mengatakan pelaku bernama Rahmat yang tak lain Pamannya korban tersebut ditangkap di Jalan Pelita, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang pada Jumat (12/8) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pelaku ditangkap saat sedang melintas. Dia memang sempat melakukan perlawanan cuma ya itu wajar,” sebutnya saat diwawancarai, Sabtu (13/8/2022).

Chandra mengatakan selama empat hari kabur, Rahmat terus berpindah-pindah. Adapun beberapa barang bukti yang diamankan berupa makanan, kopiah, sepeda motor, sendal, pisau dan lainnya.

“Untuk motif diduga ada rasa dendam terhadap korban. Terkait dendam tersebut masih didalami. Pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit Bina Karsa pada Maret tahun 2021,” sebutnya.

Kompol Chandra juga mengatakan pihaknya akan melakukan observasi terkait dengan kondisi kejiwaan pelaku dengan memanggil dokter ahli. Diketahui untuk tes urine pelaku negatif narkoba.

Ketua Yayasan Baiti Jannati, Waluyo mengungkapkan, korban dibunuh pada hari Selasa (9/8) sekitar pukul 07.30 WIB. Awalnya seperti biasa korban mengikuti apel pagi bersama murid lainnya.

Selanjutnya korban dan murid lainnya masuk ke kelas untuk membaca surat-surat pendek. Biasanya wali kelas mengajar dengan kondisi pintu terbuka. Akan tetapi kali ini pintu kelas ditutup.

“Tiba-tiba pelaku datang dan mendobrak pintu kelas. korban langsung ditusuk pakai pisau di bagian jantung,” kata Waluyo.

Seketika Guru dan siswa lain dalam kelas itu langsung menjerit histeris. Waluyo juga langsung menuju ruang kelas yang sudah gaduh itu.

Dia mendapati korban sudah tergeletak berlumuran darah. Siswa malang itu kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong saat masih di perjalanan.

“Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit,” sebutnya.

Salah satu pihak keluarga, Sepupu korban, Wanda mengatakan, bahwa pelaku juga pernah mencekik leher korban tanpa sebab, dan ia mengatakan Ibu korban saat ini sedang berkerja di Malaysia.

About Post Author