Manchester United secara resmi mengumumkan pemecatan manajer mereka, Ruben Amorim, pada Senin (5/1/2026) sore WIB. Keputusan ini diambil menyusul hasil imbang 1-1 melawan Leeds United yang memperpanjang catatan performa minor Setan Merah.
Komentar Pedas Jadi Pemicu
Selain performa tim yang dinilai tidak mengalami peningkatan signifikan, jajaran petinggi Manchester United kabarnya juga tidak senang dengan komentar pedas yang dilontarkan Amorim pasca-laga kontra Leeds. Pelatih asal Portugal itu secara terbuka ‘menyerang’ MU terkait perannya di Old Trafford dan mengindikasikan adanya perselisihan dengan direktur olahraga klub, Jason Wilcox.
“Keadaan akan seperti ini sampai dewan memutuskan untuk berubah. Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai ada orang lain yang datang untuk menggantikan saya,” ujar Amorim, mengutip dari Daily Star.
Amorim juga membawa-bawa nama legenda MU, Gary Neville, dalam komentarnya. “Jika orang-orang tidak dapat menerima Gary Neville dan kritik terhadap segala hal, kita perlu mengubah klub ini. Saya hanya ingin mengatakan itu,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Amorim menegaskan posisinya sebagai manajer. “Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih. Setiap departemen, departemen pencari bakat, direktur olahraga, perlu melakukan pekerjaan mereka,” tegasnya.
Rekor Amorim di Old Trafford
Ruben Amorim mulai menukangi Manchester United sejak November 2024. Selama masa jabatannya, ia memimpin tim dalam 63 pertandingan. Hasilnya, Setan Merah meraih 25 kemenangan, 23 kekalahan, dan 15 kali imbang.
Pihak klub sendiri telah merilis pernyataan resmi mengenai pemecatan Amorim melalui akun media sosial mereka.
Club statement: Ruben Amorim. — Manchester United (@ManUtd) January 5, 2026






