January 20, 2022

Menyajikan Berita Teraktual

Driver Taksi Online Sekap Wanita Cantik, Tersangka Berhasil di Ringkus Polisi

MEDAN || Indocybernews.com – Driver taksi online yang menyekap seorang wanita cantik berhasil diringkus Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak.

Tersangka, NLT nekat menyekap korban yang merupakan penumpangnya itu karena ingin menguasai ponsel dan uang korban.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Reskrim, Kompol Firdaus dan Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chan, di Mapolrestabes Medan mengungkapkan, kasus bermula pada hari Kamis (25/11/2021) saat korban bernama Graciella Candra(19) memesan taksi online dengan tujuan ke salah satu Mall di Kota Medan.

Tak lama berselang, pelaku datang menjemput korban dengan menumpangi mobil Toyota Rush.

“Jadi saat menjemput korban, nomor plat mobil yang dibawa pelaku tidak sama dengan nomor plat yang tertera di aplikasi. Selanjutnya pelaku membawa korban ke kawasan Jalan Samanhudi, Multatuli, di sana pelaku merampas semua barang bawaan korban seperti Handphone dan ATM beserta sandinya, kemudian pelaku melumpuhkan korban dengan cara mencekik dan mengikat tangan serta kakinya, sebelum dimasukkan ke dalam bagasi belakang mobil” ungkap Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji saat Konferensi Pers, Jumat (26/11/2021) siang.

Kemudian korban dibawa menuju ke wilayah Patumbak.

Di tengah perjalanan menuju ke wilayah Patumbak, korban berhasil keluar dari bagasi mobil dan langsung melompat dari kendaraan yang saat itu tengah berjalan.

Lanjut Wakapolrestabes Medan menjelaskan korban yang saat itu mengalami luka-luka akibat melompat dari mobil yang sedang berjalan langsung berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar.

Tak tinggal diam, warga yang melihat kejadian tersebut memberikan pertolongan dan membawa korban untuk membuat laporan ke Polsek Patumbak.

Dari laporan korban, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui alamat pelaku, dan Tim langsung bergerak ke kediaman pelaku.

“Saat di interogasi, pelaku awalnya mengelak. Namun saat petugas menggeledah mobil pelaku dan menemukan ikat rambut milik korban, saat itu tersangka tidak bisa mengelak lagi dan langsung diamankan tanpa perlawanan” jelas Wakapolrestabes Medan.

Tersangka saat diwawancarai mengaku kalau dia baru pertama kali melakukan aksi ini, Motifnya, kata tersangka, ingin menguasai ponsel korban untuk dijual.

“Tergiur ponsel milik korban. Rencananya mau dijual untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” ucap tersangka.

Sementara ayah korban, Alex Candra yang turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut mengatakan, atas kejadian yang menimpa putrinya ini pihak keluarga masih merasa trauma. Dia juga tidak bisa membayangkan kalau saja putrinya tidak melompat dari mobil tersangka kejadian apa yang akan menimpa putrinya.

“Saya selaku pihak keluarga masih trauma dengan kejadian ini. Kami juga minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya, dan saya juga berterimakasih kepada pihak Kepolisian yang sudah berhasil menangkap tersangka” harapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) ancaman hukuman 9 tahun penjara.