Insiden tak mengenakkan terjadi saat Cremonese menjamu Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/1/2026) dini hari WIB. Kiper Cremonese yang juga merupakan penggawa Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, terkena ledakan flare yang dilemparkan penonton.
Kiper Timnas Terkena Flare
Kejadian tersebut berlangsung di awal babak kedua. Sebuah flare atau petasan suar masuk ke lapangan dan meledak tepat di dekat Emil Audero yang sedang berjaga di kotak penalti. Ledakan tersebut sempat membuat Audero terkapar dan membutuhkan perawatan dari tim medis.
Meski demikian, kiper berusia 28 tahun itu berhasil bangkit dan melanjutkan pertandingan hingga usai. Pertandingan Liga Italia Serie A tersebut berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0.
Pelatih Cremonese Khawatir
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, mengaku sempat cemas melihat insiden yang menimpa anak asuhnya. Ia sempat mengira Audero terkena langsung petasan tersebut hingga mengalami cedera serius.
“Hanya bagian terakhirnya, itulah sebabnya saya langsung takut karena saya pikir petasan itu mengenai Audero. Melihatnya terkejut oleh ledakan itu, saya tetap menghargai tekadnya untuk terus bermain dan tetap berada di lapangan,” ujar Nicola usai laga, dilansir dari Cremonasport.
Nicola juga menyayangkan pelemparan flare ke lapangan dan berharap ada solusi untuk meningkatkan budaya olahraga.
“Izinkan saya mengatakan bahwa saya pikir beberapa hal agak ketinggalan zaman; saya percaya mereka yang bertugas untuk meningkatkan budaya olahraga akan menemukan solusi yang tepat,” tambahnya.
Potensi Sanksi untuk Inter Milan
Flare yang mengenai Emil Audero Mulyadi disebut berasal dari suporter Inter Milan. Pihak kepolisian dilaporkan telah mengantongi identitas pelaku yang juga mengalami luka akibat ledakan tersebut.
Akibat ulah suporternya, Inter Milan berpotensi menghadapi sanksi berat. Sanksi tersebut bisa berupa denda, larangan suporter hadir di laga tandang, hingga penutupan sebagian tribun Stadion Giuseppe Meazza.
Sumber: 90Menit.ID






