Sepakbola

Florian Wirtz Akui Adaptasi di Liverpool Lebih Sulit dari Perkiraan

Advertisement

Gelandang anyar Liverpool, Florian Wirtz, mengakui bahwa proses adaptasinya di klub barunya berjalan lebih lambat dari yang ia perkirakan. Namun, pemain muda Jerman ini merasa lega performa terbaiknya perlahan mulai kembali.

Kesulitan di Awal Musim

Wirtz didatangkan Liverpool dengan banderol fantastis 100 juta paun dari Bayer Leverkusen. Ekspektasi tinggi disematkan padanya, mengingat performa gemilangnya yang membawa Leverkusen menjuarai Bundesliga tanpa terkalahkan dua tahun lalu, serta statusnya sebagai salah satu wajah sepak bola Jerman masa kini bersama Jamal Musiala.

Namun, Premier League terbukti menyajikan tantangan yang berbeda. Dalam lima bulan pertamanya di Anfield, Wirtz mengalami kesulitan beradaptasi, yang juga bertepatan dengan performa inkonsisten Liverpool. Hingga awal Desember, kontribusinya baru sebatas satu assist.

Performa Menanjak dan Kepercayaan Diri

Memasuki periode akhir tahun, Wirtz menunjukkan peningkatan signifikan. Ia berhasil berkontribusi dalam tujuh gol dari sepuluh penampilan terakhirnya, dengan rincian lima gol dan dua assist. Catatan ini menjadikannya salah satu pemain dengan kontribusi gol terbanyak di Premier League dalam periode tersebut.

Advertisement

Peningkatan performa ini membuat Wirtz merasa lebih percaya diri di lapangan. Ia mengaku sempat merasa tertekan akibat performa kurang memuaskan di awal musim.

“Saya bilang ke diri sendiri bahwa kamu bisa bagus betul di Jerman, jangan tiba-tiba lupa cara main bola ketika sudah di sini,” ujar Wirtz kepada BBC Sport. “Jadi saya sangat antusias ketika datang dan ingin segalanya serba cepat, tapi faktanya tidak seperti itu.”

Wirtz menambahkan, “Saya hanya perlu berpikir positif dan yakin bahwa suatu saat penampilan saya bakal bagus. Memang tidak mudah, tapi Anda harus selalu percaya diri di lapangan. Tapi saya rasa saya bisa mengatasinya dengan baik dan orang-orang di sekitar juga membantu.”

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement