October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Genk Motor Berulah, Leher Seorang Ibu Ditebas Senjata Tajam

Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

Ilustrasi Pembunuhan (Istimewa)

Sukabumi, Indocybernews.com – Jadi korban Genk motor Seorang ibu rumah tangga, AH (55), warga Kampung Cilangla Rt 09/04 Desa Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, luka terkena sabetan senjata tajam di leher, Rabu (12/5/2021) malam.

Perempuan ini diduga jadi korban salah sasaran diduga oleh genk motor sebanyak empat orang di Kampung Cireunghas, Desa Bencoy, Kabupaten Sukabumi.

Kala itu AH sedang menumpang mobil pick up bersama suami, Karta (60) dan anaknya, Imas Maswati (36) menuju Kampung Ciseupan Kecamatan Gegerbitung untuk melayat saudaranya yang meninggal dunia.

Menurut keterangan yang diterima PenaKu.ID, peristiwa terjadi saat mereka tiba di belokan Kampung Cireunghas dekat Rumah Makan Sate Sumi, tiba-tiba ada yang menghunus senjata tajam dan tedengar ada suara gesekan besi.

Salah seorang warga Kampung Cilangla, Rus (40) mengatakan korban hingga kini masih kritis.

“Muhun A ibu-ibunya masih koma. Kejadian tadi malam takbiran deket rumah pisan “Betul Mas Ibu-ibunya masih koma. Kejadian tadi malam takbiran dekat rumah banget,” kata Rus mepada PenaKu.ID grup siberindo.co, Kamis (13/5/21).

Rus menduga aksi tersebut dilakukan sejumlah komunitas motor yang tengah melakukan sweeping pada malam itu.

“Pelaku diduga geng motor yang sedang sweeping mencari geng motor lain,” katanya.

Jadi, penumpang yang mengenakan jaket geng motor disangka anggota geng yang mereka cari. “Padahal cuman pinjem jaket,” ujarnya.

PenaKu.ID sudah berusaha mengkonfirmasi beberapa kali melalui sambungan telepon ke Polsek Cireunghas, namun tidak tersambung.

Sementara itu, seperti dilansir Sukabumiupdate, Kapolres Sukabumi AKBP Sumarni mengatakan pelaku masih dalam pencarian. Ia menduga peristiwa ini salah target.

Polisi menduga para pelaku adalah gerombolan bermotor yang sedang mencari kelompok lainnya.

“Dugaan sementara korban salah sasaran. Semoga pelakunya bisa segera kita tangkap,” kata Sumarni seperto dikutip Sukabumiupdate. (*)