October 16, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Gorok Leher Sendiri, Cening Tewas Bersimbah Darah

Gorok Leher Sendiri, Cening Tewas Bersimbah Darah

Gorok Leher Sendiri, Cening Tewas Bersimbah Darah

Bone, Indocybernews.com – Peristiwa tragis kembali terjadi di Kabupaten Bone dengan cara gorok leher, pada kali ini Cening seorang Ibu Rumah Tangga ( IRT ) ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di rumahnya, tepatnya di Lingk Timpalaja, Kelurahan Pancaitana, Kec Salomekko, Sulsel, Jumat ( 26/03/2021 ).

Menerima informasi dari masyarakat sekitar, Personil Polsek Salomekko yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Salomekko Polres Bone Iptu Rustam mendatangi tempat kejadian yang diduga bunuh diri dengan tujuan untuk memastikan motif kejadian yang sebenarnnya sehingga mengakibatkan seorang perempuan tersebut Meninggal Dunia.

Sesampai di Tkp,“ Ternyata benar adanya terjadi peritiwa diduga bunuh diri dengan cara gorok leher sendiri (Cening) pada Jumat (26/03/21) sekira pukul 15.30 wita, dengan menggunakan benda tajam jenis 1(satu) bilah pisau,” kata Kapolsek.

Pada saat kejadian korban Cening binti Tafe (58), hanya sendiri di ruang dapur sedangkan anak perempuannya berada diteras rumahnya. Korban ditemukan langsung oleh anak kandungnya yang bernama, Nurhariyandani binti Docing dalam keadaan bersimbah darah.

Setelah itu, anaknya berteriak hirteris memanggil orang sekitar sehingga tetangga rumah pada berdatangan, selanjutnya korban sempat dilarikan ke puskesmas Salomekko kemudian dirujuk ke RS. Kab. Sinjai namun sekira pukul 17.00 Wita nyawahnya tidak tertolong, korban meninggal dunia.

Sesuai keterangan dari pihak keluarga bahwa korban tersebut sudah lama memiliki latar belakang penyakit gangguan kejiwaan dan sering kali mencoba untuk bunuh diri dengan cara menabrakkan kepalanya di tiang rumah dan baru kali ini menggunakan pisau sehingga korban Meninggal dunia.

Dikatakannya Kapolsek Salomekko Polres Bone Iptu Rustam,“ bahwa korban yang bernama Cening binti Tafe (58) setelah dilakukan oleh tkp, korban benar ada gangguan kejiwaan ( defresi ) sehingga terjadi bunuh diri,” kata Kapolsek.

Ia menambahkan, atas kejadian tersebut, keluarga korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan medis / autopsi karena korban meninggal dunia murni bunuh diri dikarenakan dengan latar belakang penyakitnya mengalami gangguan jiwa. (rs)

Baca juga : Sakka Si Pembunuh Sadis, Akhirnya Diringkus Satreskrim

Baca juga : https://indocybernews.com/kurir-narkoba-ditangkap-polsek-padang-tualang/