October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Hanyut Terbawa Arus, Salang Ditemukan Tak Bernyawa

BONE | Indocybernews.com – Nasib malang menimpa seorang pria bernama Salang Bin Kacco (65) warga Dusun Tonrong Orai, Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, hanyut di sungai Walenae, pada Rabu (03/03/2021) sekira pukul 19.00 wita.

Pasalnya menurut keterangan saksi dari salah satu warga yang bernama Nasir, mengatakan, korban sudah tua, mulai pikun dan penglihatannya sudah rabun. Kuat dugaan korban terpeleset hingga masuk ke aliran sungai pada saat kejadian berarus kencang akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut.

Baca juga : Polda Jawa Timur Beri Dukungan Penuh Kegiatan PLN Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Pada saat korban hanyut di sungai, saksi melihat Korban di permukaan sungai dengan posisi tangan diangkat keatas serta bagian tubuh korban sdh tidak kelihatan / tenggelam yang berupaya menyelamatkan diri serta minta tolong namun saksi Nasir dalam keadaan kurang sehat sehingga tidak berupaya menolongnya.

“ Kami hanya berteriak minta tolong kepada orang tinggal di sekitar TKP dan tidak lama kemudian korban sudah tidak kelihatan dan tenggelam dari permukaan sungai,” ucap Nasir

Baca juga : Kapolres Pekalongan Serahkan Bantuan Sembako Ke Ponpes Pesantren At-taufiqy Petungkriyono

Selanjutnya, mengatahui ada warganya yang tenggelam di sungai, Kepala Desa Welado Muh Rupi bersama masyarakat dan personil Polsek Ajangale serta personil Koramil Ajangale dan Tim Gabungan Basarnas, Brimob, BPBD, melakukan Pencarian di sekitar sungai Walenae yang dipimpin Langsung oleh Kapolsek Ajangale Iptu Abdul Hamid, SH. Namun korban belum berhasil ditemukan.

Pada Kamis (04/03/2021) sekira pukul 6.30 wita, korban ditemukan mengapung di sungai ±150 meter dari TKP dalam keadaan meninggal dunia, oleh seorang lelaki bernama Umar Bin Tanggong, selanjutnya meminta tolong kepada Tansi, Nasire, dan Abba. Setelah itu, Abba turun di sungai untuk mengambil korban Dan menaikkan ke pinggir sungai.

Baca jugaPolri Hentikan Penyidikan Kasus 6 Laskar FPI

Selanjutnya, Nasire Ke rumah korban menyampaikan bahwa korban sudah ditemukan, sehingga Tim Gabungan Basarnas, Brimob, BPBD, Satpol PP serta Personil Polsek Ajangale yang dipimpin oleh Kapolsek Ajangale Iptu Abdul Hamid, SH mengevakuasi korban kerumah Duka.

Paur Humas Polres Bone Ipda Rayendra, S.H yang di komfirmasi membenarkan hal tersebut.

“ Ya benar sudah ditemukan, dan tim kesehatan puskesmas Ajangale sudah memeriksa korban Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sehingga keluarga korban menolak untuk di lakukan otopsi,” ucap Rayendra, S.H.

Ia menambahkan Korban rencananya di makamkan di perkuburan umum di Desa Pinceng Pute setelah Dzuhur, tambahnya. (Rustan)