October 19, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Harta Warisan Berujung Petaka, Junaidi Terkapar Bersimbah Darah

Harta Warisan Berujung Petaka, Junaidi Terkapar Bersimbah Darah.

Harta Warisan Berujung Petaka, Junaidi Terkapar Bersimbah Darah.

Bener Meriah, Indocybernews.com – Dipicu masalah harta warisan, Junaidi (33) terkapar bersimbah darah adibat luka bacokan dari adik kandungnya sendiri di Kampung Isaq Busur, Kecamatan Bukit, Bener Meriah,  Kamis, (22/4/21).

“Junaidi (33) warga Kampung Isaq Busur Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, yang menjadi korban pembacokan tersebut merupakan abang kandung pelaku” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K melalui Kapolsek Bukit Iptu Karyanto Pangap.

Kejadian bermula saat Halfandi Sedang berada dirumah Bibinya yang tidak jauh dari rumahnya, tepatnya di Kp. Isaq Busur Kec. Bukit Kab. Bener Meriah guna mempersiapkan lamaran Saipul Bahri adik kandungnya.

Sekira Pukul 14.15 Wib, Tiba tiba Junaidi (Korban) selaku abang kandungnya datang dan langsung memukul Halfandi di bagian kepala dengan kedua kepalan tangan tepat mengenai kepala bagian depan dan belakang, dan pada saat itu juga terduga Halfandi sempat melarikan diri ke jalan, namun ia kembali guna memastikan keberadaan adiknya.

Sesampainya di depan rumah bibinya pada saat itu juga Junaidi langsung mengacungkan senjata tajam ke arah Halfandi dan pada saat itu juga Sdr. Halfandi mengambil ke rumah dan kembali lagi ke lokasi kejadian tersebut dengan membawa parang dan terajadilah perkelahian.

Saat perkelahian Saipul Bahri datang dan langsung membela Halfandi dengan memukul Junaidi yang juga abang kandungnya. Atas perkelahian tersebut Junaidi mengalami luka berat di bagian kepala, bahu sebelah kanan dan jari tangan sebelah kanan, saat ini korban mendapatkan perawatan di RSUD Muyang Kute Kab. Bener Meriah.

Barang bukti berupa Dua Buah Parang dan kedua terduga pelaku penganiayaan telah diamankan di mako Polsek Bukit guna proses lebih lanjut. (red)