October 23, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Ketahuan Saat Beraksi, Pria Paruh Baya Meringkuk di Polsek Medan Baru

MEDAN || Indocybernews.com – Unit Reskrim Polsek Medan Baru berhasil mengamankan pelaku pencurian handphone yang kerap beraksi di dalam warung.

Tersangka bernama Agus Sudiransyah (53), pria paruh baya yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh bangunan itu merupakan warga Jalan Murni, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Agus ditangkap warga pada hari, Jum’at (24/9/2021) saat beraksi mencuri handphone di Warung Boba, di Jalan Darussalam No 57 Medan milik Fernando Rudolf Latumahina (40), warga Jalan Kapten Muslim, Gang Jawa, Medan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus, dalam keterangannya, Kamis (7/10/2021) mengatakan, Agus mencuri ponsel Samsung Galaxy J7 Pro warna hitam yang diletakkan Fernando di warung tempat ia bekerja.

“Saat korban keluar untuk menyapu membersihkan halaman tempat ia bekerja, Tiba-tiba datang dua orang pelaku mengendarai sepeda motor Suzuki Smash warna hitam,” katanya.

Fernando (korban) awalnya mengira kedua pria itu adalah pengunjung yang ingin membeli minuman Boba, Agus (pelaku) yang saat itu dibonceng turun dari sepeda motor yang dikemudikan temannya bernama Doyok.

“Kemudian, pelaku dengan santainya langsung masuk ke dalam warung dan mengambil handphone yang diletakkan korban di atas meja, melihat itu sontak korban teriak maling,” jelasnya.

Teriakan Fernando membuat warga spontan melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku, sialnya bagi Agus ia tertangkap sendirian sedangkan temannya Doyok langsung tancap gas meninggalkan agus yang saat itu sedang di kejar Massa.

Massa yang geram langsung melampiaskan amarah mereka kepada Agus, selanjutnya warga meneruskan kejadian itu ke Polsek Medan Baru.

Polisi kemudian tiba di lokasi dan mengamankan Agus dari amukan massa ke Mapolsek Medan Baru.

“Hasil interogasi, tersangka mengakui mengambil handphone korban setelah diajak temannya berkeliling dengan tujuan mencuri handphone,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, Agus dipersangkakan melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara.