October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

KPK Sita Dokumen di Dua Kantor Pemkab Bandung Barat

Dua Kantor di Pemkab Bandung Barat Digeledah KPK, Sejumlah Dokumen Disita

Dua Kantor di Pemkab Bandung Barat Digeledah KPK, Sejumlah Dokumen Disita. (Istimewa)

Bandung Barat, Indocybernews.com – Dua kantor di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (23/3).

Pantauan di lokasi, tim lembaga anti rasuah tiba di Pemkab Bandung Barat sekitar pukul 09.20 WIB.

Kemudian, para petugas KPK langsung memeriksa ruangan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD), tepatnya di lantai 3 Gedung C, Komplek Pemkab Bandung Barat, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah.

Dikawal cukup ketat oleh beberapa anggota Kepolisian dengan persenjataan lengkap. Setelah itu, sekitar pukul 14.50 para penyidik KPK tersebut keluar dari gedung.

Terlihat, petugas lembaga anti rasuah tersebut keluar gedung dengan membawa 3 koper ukuran sedang dan di atas salah satu koper tersebut, terdapat satu dus air mineral.

Selain itu, ada juga satu koper berukuran besar, lalu koper-koper tersebut dimasukan kedalam mobil.

Sementara di tempat terpisah, tepatnya di lantai 3 Gedung B Pemkab Bandung Barat. Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) pun tengah diperiksa oleh sejumlah petugas KPK yang berbeda.

Dari ruang tersebut, tim penyidik KPK keluar sekitar pukul 18.41 WIB dengan membawa tiga koper besar dan langsung bergegas meninggalkan lokasi Gedung B Pemkab Bandung Barat.

PLT Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan pengumpulan barang bukti dengan sejumlah penggeledahan yang dilakukan di Pemkab Bandung Barat.

“Penyidikan ini dalam rangka mengumpulkan alat bukti masih berjalan,” katanya.

Ia pun menegaskan, sampai saat ini KPK belum dapat menyampaikan detail kasus dan mengumumkan pihak-pihak sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

“Pada waktunya nanti akan kami sampaikan lengkap pada saat setelah penyidikan cukup dan upaya paksa penahanan terhadap para tersangka telah dilakukan,” tandasnya. (Siberindo.co)