Manchester City harus menelan pil pahit setelah membuang keunggulan dua gol saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur. Situasi ini jarang terjadi bagi tim asuhan Pep Guardiola tersebut. Pertandingan yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (1/2/2026) malam WIB itu, Manchester City sempat unggul 2-0 di babak pertama berkat gol dari Rayan Cherki dan Antoine Semenyo.
Perubahan Momentum di Babak Kedua
Namun, momentum berbalik di babak kedua. Tottenham Hotspur tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan melalui dua gol dari penyerangnya, Dominic Solanke. Akibatnya, Manchester City harus rela kehilangan dua poin dan gagal memperlebar jarak dengan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. Keduanya kini terpaut enam poin.
Kegagalan mempertahankan keunggulan atas Spurs terasa seperti kekalahan bagi Manchester City. Situasi ini jarang dialami oleh tim berjuluk The Citizens tersebut. Terakhir kali mereka gagal menang setelah unggul minimal dua gol di babak pertama adalah pada April 2018, saat menghadapi rival sekota, Manchester United.
Sejarah Kekalahan yang Terhenti
Sejak insiden melawan Manchester United tersebut, Manchester City telah menjalani 115 kesempatan di mana mereka unggul minimal dua gol di babak pertama. Seluruhnya berhasil dimenangi. Catatan impresif tersebut akhirnya terhenti pada pertandingan melawan Tottenham Hotspur semalam.
Setelah hasil imbang kontra Spurs, Manchester City dihadapkan pada jadwal berat lainnya di pekan depan. Mereka dijadwalkan akan bertandang ke markas Liverpool, sebuah laga yang diprediksi akan kembali menguji ketahanan mental tim.
Sumber: 90Menit.ID






