November 30, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Oknum Polisi Polsek Medan Barat Diduga Gelapkan Sepeda motor Milik Tetangganya

Oknum Polisi Polsek Medan Barat Diduga Gelapkan Sepeda motor Milik Tetangganya

Oknum Polisi Polsek Medan Barat Diduga Gelapkan Sepeda motor Milik Tetangganya

MEDAN || Indocybernews.com – Seorang oknum polisi berinisial WP yang bertugas di Polsek Medan Barat diduga menggelapkan sepeda motor milik Hari Andika Surbakti warga Jalan Alumunium III, Gang Legiman Kecamatan Medan Deli, pada Minggu (21/11/2021) sekitar pukul 13.00 Wib.

Diketahui korban (Hari Andika) adalah tetangga nya sendiri, oknum polisi tersebut melakukan aksinya dengan modus mau mengantarkan nasi.

Hari Andika Surbakti (27) kepada wartawan di depan Polrestabes Medan pada Senin (22/11) malam, mengatakan kejadian ini bermula saat oknum polisi tersebut mendatangi rumah korban untuk meminjam sepeda motor Scoopy miliknya.

“Kata si Windi, ia mau mengantar nasi jadi ia pinjam kereta ku kepada adik ipar aku bernama Ica, kebetulan aku lagi pergi ke pasar mau belanja,” katanya.

Sekitar pukul 15.00 Wib, Hari Andika menjelaskan dirinya pulang dari pasar lalu diberitahukan oleh Ica bahwa sepeda motor miliknya telah dipinjam oleh WP.

“Tunggu punya tunggu tak kunjung kembali, merasa curiga aku bersama istri mencari keberadaan WP hingga tengah malam sekitar pukul 00.00 Wib,” ungkapnya.

Keesokan harinya, Hari bersama istri nya menemui keluarga WP, pihak keluarga nya juga mencari keberadaan si WP namun hingga kini tak kunjung ketemu juga.

“Kita sudah menghubungi keluarga nya, kita juga sudah menelepon langsung nomornya tapi tak diangkat angkat sama WP” akunya.

Menurutnya kedatangan di Polrestabes mau temui Propam Polrestabes Medan karena WP bertugas di Polsek Medan Barat.

Sementara itu, Paur Provost Polrestabes Medan bernama IPDA Inja Kaban kepada wartawan menerangkan pihaknya sudah menghubungi Wakapolsek Medan Barat AKP Tina.

“Saya sudah menghubungi Wakapolsek Medan Barat, katanya minta waktu sampai besok pada Selasa (23/11), katanya kita akan mencari oknum Polisi tersebut, jika nanti tak ada solusi silahkan korban membuat laporan menurut wilayah hukum Tempat Kejadian Perkara (TKP) nya,” pungkasnya.