October 19, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Polres Bantul Amanakan Lima Pengedar Narkoba

Tahanan Polres Bantul.

Tahanan Polres Bantul.

BANTUL, Indocybernews.com – Lima tersangka pengedar Narkoba ditangkap jajaran Sat ResNarkoba Polres Bantul.

Dari kelima pelaku, petugas mengamankan Narkoba sebanyak 5.484 butir obat keras, tembakau gorila serta puluhan pil jenis Riklona dan Alprazolam.

“Kelima tersangka tersebut kami amankan sampai pertengahan Maret 2021 dari 3 kasus yang berbeda. Mereka telah mengedarkan narkotika dan psikotropika,” (Narkoba) ujar Kasat ResNarkoba Polres Bantul, AKP Archye Nevada SIK Mapolres Bantul, Rabu (17/3/2021).

Disebutkan, kelima tersangka yang ditangkap dan diamankan terdiri dari MFAH (18), KPF (21), AF (21), CG (24) dan AS (22). Selama ini kelima pelaku diketahui sebagai pengedar narkotika maupun psikotropika.

Dari kasus yang terjadi, satu kasus penyalahgunaan obat keras berlambang huruf Y.

Polisi menyita 5.484 butir dari tiga pelaku yakni KPF, AF, dan CG. Sebelum tertangkap, ketiganya berhasil menjual 36.000 pil berlambang huruf Y ke orang lain.

Sementara tersangka MFAH diamankan petugas setelah tertangkap menjual tembakau gorila seberat 130,21 gram.

Barang tersebut sebelumnya disimpan dalam bungkus kopi dan teh yang berada di tempat tinggalnya.

Sedangkan tersangka AS ditangkap dan diamankan karena mengedarkan 29 pil Alprazolam dan Riklona.

Menurut AKP Archye Nevada SIK, para tersangka mengaku terpaksa menjadi pengedar karena iming-iming keuntungan yang besar.

“Kebanyakan para pelaku melakukan pembelian secara online dan dijual kembali melalui media sosial,” ujarnya seperti diberitakan harianmerapi.com.

Dari perbuatannya itu, tersangka KPF, AF, dan CG dijerat dengan pasal 196 UU Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun dengan denda Rp 1 miliar.

Selanjutnya tersangka AS dikenai pasal 62 UU Psikotropika, dengan hukuman penjara paling lama 5 tahun dengan denda maksimal Rp 100 juta.

Sedangkan MFAH yang menjual tembakau gorila dijerat pasal 112 ayat 1 UU Narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun atau paling lama 12 tahun dengan denda Rp 8 miliar. (Usa/Siberindo.co)

 

Baca juga : Polisi Tetapkan 16 Tersangka Penganiaya Mahasiswa IAIN Bone

Baca juga : https://siberindo.co/20/03/2021/polisi-tangkap-lima-pengedar-dan-sita-5-484-butir-pil-koplo/