October 19, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Rekonstruksi Pembunuhan Budiantoro Bos Pabrik Wajan

Rekonstruksi Pembunuhan Budiantoro Bos Pabrik Wajan, Istri Jadi Dalangnya

Rekonstruksi Pembunuhan Budiantoro Bos Pabrik Wajan, Istri Jadi Dalangnya

Bantul, Indocybernews.comDesahan Istri (Kl) isyarat pembunuhan Budiantoro bos pabrik wajan hal ini terungkap saat reka ulang kasus pembunuhan berencana terhadap bos pabrik wajan, Budiantoro (38) yang dilaksanakan di halaman Mapolres Bantul, Kamis (22/4).

Dalam pembunuh berencana tersebut terungkap tersangka NK (22) menghabisi nyawa korban saat berhubungan intim dengan tersangka Kl (30) yang tak lain sebagai istri korban sendiri.

Fakta pembunuhan itu diketahui dalam adegan reka ulang atau rekonstruksi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi SH MH. Dalam rekonstruksi setidaknya ada 57 adegan yang dilakukan kedua tersangka dalam membunuh korban.

“Pembunuhan tersebut ternyata telah direncanakan sekitar sebulan sebelumnya. Hal itu dilakukan karena kedua tersangka diketahui berselingkuh dan sempat mendapat ancaman akan dibunuh oleh korban,” ujar AKP Ngadi SH MH di sela-sela rekonstruksi.

Dalam adegan ketiga belas, saat korban berada di atas pangkuan menikmati hubungan, tersangka Kl sebagai istrinya mendesah sangat keras. Suara desahan itu ternyata sebagai kode agar tersangka NK keluar dari persembunyiannya dan menjerat leher korban dengan kawat besi.

Ketika NK mencekik dengan kawat, korban berusaha melepaskan cekikan sehingga keduanya jatuh ke belakang. Saat itu korban berusaha melepaskan kawat di leher tetapi tersangka menggigit tangan korban dan terus mengencangkan cekikannya. Melihat itu tersangka Kl ikut menyumpal mulut korban dengan kain sampai lemas sampai akhirnya diketahui tewas.

Kedua tersangka selanjutnya membawa mayat korban ke garasi dengan ditutupi kain. Setelah melakukan aksinya kedua tersangka seolah tak merasa bersalah karena sempat mandi, makan sate maupun beribadah bersama.

Sampai pada malam hari sempat terjadi perdebatan untuk membuang korban apakah dengan menggunakan motor atau mobil. Karena tubuh korban besar maka disepakati untuk membawa tubuh korban menggunakan mobil selanjutnya dibawa NK yang akhirnya dibuang di daerah Sedayu Bantul.

Sementara penasihat hukum kedua tersangka, Deni Kuncoro Sakti SH yang hadir dalam rekonstruksi menyatakan, korban berulang kali mengancam tersangka mau dibunuh. Ancaman itu terjadi karena korban telah mengetahui hubungan terlarang kedua tersangka. Sehingga keduanya memutuskan untuk melakukan pembunuhan karena khawatir akan dibunuh.

Seperti diberitakan harianmerapi.com sebelumnya, petugas Satreskrim Polres Bantul menemukan fakta baru kasus pembunuhan Budiyantoro (38), seorang bos pabrik perabot rumah tangga di Banguntapan Bantul. Aksi pembunuhan yang dilakukan NK (22) mantan karyawan korban itu ternyata juga melibatkan istri korban sendiri Ny Kl (30). Bahkan Kl yang merencanakan menghabisi suaminya. Motifnya diduga cinta segitiga diduga memicu pembunuhan sadis ini. (Usa/harianmerapi.com/intipos.com)