October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Sakit Hati Berujung Maut, Kapolda Sumut Pimpin Konferensi Pers Pelaku Pembunuhan Wartawan

SIANTAR ||    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak pimpin Konferensi Pers pengungkapan kasus pembunuhan seorang Wartawan yang terjadi di Jalan Umum Huta VII Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Jumat (18/6/2021) lalu di halaman Mapolres Pematangsiantar.

 

Sempat membuat penasaran publik siapakah pelaku pembunuhan Marsal Harahap (42) yang merupakan seorang Wartawan tersebut.

 

Akhirnya Kapolda Sumatera Utara didampingi Pangdam I/BB dan Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengumumkan tiga tersangka pelaku pembunuhan.

 

Kepada awak media, Kamis (24/6/2021), Kapoldasu menerangkan tiga pelaku yang masing-masing memiliki peran dalam pembunuhan berencana terhadap Marsal Harahap berinisial Y, S dan A.

 

Dimana tersangka S yang merupakan pemilik Ferrari Bar dan Resto sebagai dalang atau aktor intelektual yang menyuruh Y dan A untuk membunuh Marsal Harahap.

 

Sementara tersangka yang berinisial Y, sebelumnya menjabat sebagai humas di Ferrari Bar dan Resto yang juga diangkat menjadi sebagai Manager, sedangkan tersangka berinisial A merupakan seorang oknum aparat sebagai pemantau posisi Marsal Harahap dan sebagai pelaku pembunuhan.

Melalui keterangan Kapoldasu, sebelum terjadinya pembunuhan, korban yang bernama Marsal Harahap diketahui meminta kepada tersangka S uang sebesar 12 Juta dan dua butir pil Extasi setiap malam sebagai syarat agar tidak lagi diberitakan.

 

Merasa kesal atas perbuatan korban, S pun meminta bantuan kepada Y dan A untuk melakukan pembunuhan, lalu Tersangka Y dan A pun dibekali sebuah unit pistol pabrikan Amerika yang dibeli seharga 15 Juta.

 

“Untuk senjata api yang digunakan buatan pabrikan Amerika bukan berasal dari institusi TNI dan diduga berasal dari perdagangan ilegal, untuk tersangka yang berinisial A merupakan seorang Oknum, maka dari itu Pangdam I/BB ada disini” terang Kapolda Sumut.

 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 1 unit Mobil Datsun, 1 bilah parang, 1 pasang sepatu, 1 potong kemeja warna biru, 1 potong celana panjang, 1 buah tali pinggang, 1 pucuk senjata api pistol jenis colt, 1 buah tabung peredam suara dan cahaya, 1 buah magazine berikut 6 butir amunisi colt 9 mm, 1 buah mantel hujan plastik, dan 1 unit sepeda motor merk Honda Vario.

 

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dikenai pasal 340 subs pasal 338 KUHPidana dengan hukuman paling seumur hidup atau hukuman mati.

 

Diakhir konferensi pers, Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada awak media dan juga mengucapkan terima kasih kepada tim Poldasu, Polres Siantar dan Polres Simalungun yang telah berkerja maksimal dalam mengungkap kasus pembunuhan jurnalis Marsal Harahap.