November 30, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Satu Dari Tiga Sindikat Mafia Narkoba Kampung Banjar Terindikasi Tangkap Lepas

SIANTAR || Indocybernews.com – Tiga terduga sindikat narkoba Kampung Banjar, Siantar Barat, Pematangsiantar, sukses di ringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar usai mendapat protes dari masyarakat.

Ketiga terduga yang disebut-sebut sebagai kaki tangan bandar shabu inisial RK, masing masing bernama Manto alias Herman (41), Sunarto alias Kilik (38) dan Riski Pakpahan, warga Kampung Banjar, Siantar Barat, Pematangsiantar.

Ketiganya disergap polisi dari dalam rumah terduga Herman dan tak sempat membuang sejumlah barangbukti narkoba lantaran polisi lebih dulu mengepung lokasi sehingga tidak ada cela untuk melarikan diri.

Kemudian, setelah digeledah, polisi berhasil menyita barangbukti 5 paket shabu seberat 1,40 Gram, 3 paket Ganja seberat 6,50 Gram, 2 unit Handphone dan uang tunai sebesar Rp. 562.000,-. Dari tangan para terduga.

Sementara, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif selama lima hari, salah satu terduga Riski Pakpahan ‘dilepaskan’ pihak Satnarkoba dengan dalih asesment di BNNK Siantar.

Menanggapi dugaan indikasi tangkap lepas tersebut, Kasat Narkoba Polres Siantar AKP Kristo Tamba, membantah pihaknya membebaskan Riski Pakpahan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, hanya 2 org yg terlibat tindak pidana Narkoba, dan yang 1 lagi tidak kami lepaskan, melainkan kami serahkan ke BNNK siantar, terima kasih,” Bantah Kristo via pesan WhatsApp, Sabtu (30/10) Jam 06.12 Wib.

Masih di atap yang sama, Kasubbag Humas AKP Rusdi Yahya, juga menyebutkan bahwa ketiganya tidak ada keterlibatan, dan dua tersangka lainnya (Kilik dan Herman) sudah diproses hukum.

“Ke 3 diamankan setelah diriksa dan digelar tidak ada keterlibatannya, namun tes urin positif jadi diserahkan ke BNN. Karna kesibukan kerja, kita terlambat mengirimkan rilis,” Jelas Rusdi.