October 26, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Sempat Viral, Rumah Reot Milik Keluarga Kasmadi Akhirnya Diperbaiki

Rumah reot nyaris ambruk milik keluarga Kasmadi

Rumah reot nyaris ambruk milik keluarga Kasmadi

Kudus, Indocybernews.com – Rumah reot nyaris ambruk milik keluarga Kasmadi (54) yang sempat viral di pemberitaan media di Kudus, akhirnya mulai diperbaiki. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kudus Mundir, telah mengecek kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Kasmadi yang berada di Desa Gondangmanis, RT 04 RW 02 Kecamatan Bae, Jum’at (16/4/2021).

“Warga tidak mampu, bisa melapor ke RT untuk diteruskan ke Desa. Tetapi harus kooperatif ketika dimintai sejumlah persyaratan administratif, guna mendapatkan bantuan,” kata Mundir

Terkait Rumah reot Kasmadi yang tidak masuk daftar penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kudus maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Mundir menyampaikan, bahwa upaya pengusulan bantuan kepada Kasmadi sudah dilakukan berbagai pihak, mulai dari ketua RT, Desa hingga ke tingkat kecamatan. Namun pemilik rumah agak sulit diajak berkoordinasi.

Selain itu, “Tanah yang ditempati Kasmadi belum dipecah, dan status kepemilikannya masih tanah warisan yang kebetulan pak Kasmadi yang menempati. Kita konsen akan tetap dibantu,” jelas Mundir.

Rumah reot nyaris ambruk milik keluarga Kasmadi (54) yang sempat viral di pemberitaan media di Kudus, akhirnya mulai diperbaiki.
Rumah reot nyaris ambruk milik keluarga Kasmadi (54) yang sempat viral di pemberitaan media di Kudus, akhirnya mulai diperbaiki.

Terkait renovasi atap rumah yang rusak, Mundir menegaskan, akan segera dibangun atap yang layak. “Kita perbaiki atapnya dulu. Baru nanti persoalan lain kita bantu selesaikan. Warga juga mau gotong royong,” tegas Mundir.

Kepala Desa Gondangmanis Susanto mengatakan bahwa, pihak Desa selama ini telah berupaya agar Kasmadi mendapat bantuan. Tetapi sikap Kasmadi yang tak kooperatif dan cukup sulit bermasyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya akan memberi pendampingan, baik kepada Kasmadi maupun warga lain yang perlu edukasi.

“Masalahnya hanya soal tidak kooperatif saja. Sudah pernah kita bujuk, tapi tidak ada tanggapan. Ke depan kita akan edukasi warga secara intens,” jelas Susanto.

Kasmadi mengaku bersyukur mendapat bantuan dari berbagai pihak. Dirinya berjanji akan lebih kooperatif jika pihak RT maupun Desa meminta persyaratan administratif di kemudian hari. Tak hanya itu, Kasmadi juga akan lebih aktif dalam kegiatan masyarakat.

“Saya bersyukur mendapat bantuan dari berbagai pihak. Saya berjanji untuk lebih bisa diajak kerja sama dan aktif di masyarakat,” tuturnya.

Guna meringankan beban Kasmadi, pada kesempatan itu Dinas Sosial P3AP2KB dan Baznas Kudus memberikan sejumlah bantuan. Di antaranya, bantuan nutrisi, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya, yang langsung diterima Kasmadi.

Sebelumnya Kasmadi bersama istrinya Umiyati dan kedua anaknya terpaksa harus tetap tinggal di rumah reotnya yang nyaris ambruk dengan hanya memanfaatkan ruang tamu, karena sebagian atap rumahnya telah ambrol (rusak)

Dari pantauan di lapangan, Sabtu (17/4/2021), beberapa pekerja dan warga nampak bergotong royong mulai memperbaiki rumah milik keluarga Kasmadi. Perbaikan rumah Kasmadi bersumber dari bantuan beberapa pihak. Ketua DPRD Kudus Masan bersama Sekretaris Komisi D Muhtamat langsung turun tangan datang menemui keluarga Kasmadi dan secara spontanitas memberikan bantuan berupa uang tunai. (Di/KYD)