October 19, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Setelah Ditutup, Judi Dadu Kopiok Jalan AH Nasution Pinggiran Sungai Babura Kembali Beroperasi

MEDAN || Indocybernews.com – Lokasi judi dadu kopiok, Jalan A.H. Nasution Medan, tepatnya terletak di tepi Sungai Babura yang cukup meresahkan masyarakat dan sempat ditutup, kembali dibuka, Minggu (19/9)

Informasi dihimpun, Lokasi perjudian Dadu Kopiyok yang masuk sedikit dalam Gang, dibelakang Kedai Lontong Malam yang sengaja ditata di sebuah warung berdinding tepas bambu beratap rumbia agar membuat rasa nyaman bagi penggiat judi, kini beroperasi kembali setelah beberapa hari tutup, dikarenakan digerebek aparat hukum.

Menurut Rahmat, bahwa lokasi perjudian yang dijaga oleh pria dengan wajah yang dibuat sangar pada Gang masuk lokasi itu, kini telah dibuka kembali dan ramai dikunjungi penggiat judi dadu kopiok yang diduga milik salah satu Ketua Ormas di Kecamatan Medan Johor berinisial TS.

Padahal sebelumnya, keberadaan judi dadu itu dikhawatirkan warga masyarakat, karena selain tempat berjudi dadu kopiok, lakaai itu diduga sebagai sarang narkoba.

Namun keberadaannya yang sempat ditutup beberapa hari, kini kembali buka dan semakin menggila karena ramai dikunjungi warga dari berbagai penjuru, hal itu terlihat ratusan sepeda motor dan belasan mobil mewah
tersusun rapi di luar gubuk memadati parkiran.

“Makin ramai pengunjung datang saat ini, setelah sempat ditutup aparat,”kembali kata Rahmat, warga sekitar lokasi.

Kembali Rahmat menuturkan bahwa dari dalam gubuk, ramai suara pengunjung yang menyerupai kerumunan di Pajak/Pasar ikan.

“Padahal, keramaian itu melanggar protokol kesehatan (prokes) yang kerap digadang-gadang pemerintah agar tak menularkan Covid-19, apalagi banyak pengunjung tak menggunakan masker,”tuturnya.

Disebutkan pengelola perjudian dadu kopiok, mantan salah satu Ketua Ormas di Kecamatan Medan Johor berinisial TS atau sering dipanggil Ketua TS yang berkepala plontos.

“Kabarnya Ketua TS tak takut dengan aparat dan berani menantang, bahwa tempatnya tak akan bisa ditutup dan tak sungkan mengakui judi dadu kopiok yang dikelolanya dan kerab mengancam wartawan yang memberitakan judi Kopiyok miliknya,”pungkas Rahmat.

Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martua Manik ketika dikonfirmasi Minggu (19/9), mengatakan akan melakukan Lidik lokasi tersebut.

” nanti kita Lidik ya bang,” ungkapnya.