Kuala Lumpur – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengabulkan banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi. Keputusan ini menangguhkan sementara larangan bermain selama 12 bulan yang sebelumnya dijatuhkan FIFA.
Sanksi FIFA Ditangguhkan Sementara
CAS mengizinkan ketujuh pemain tersebut untuk kembali berkompetisi di ajang sepak bola hingga ada keputusan final dari pengadilan arbitrase. FAM menyatakan, “Keputusan ini berarti sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya tersebut ditangguhkan untuk sementara.”
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 tahun kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia karena terbukti tidak memiliki darah keturunan Malaysia. FIFA juga membatalkan tiga hasil pertandingan internasional Malaysia, dengan skor kekalahan 0-3 dari Singapura, Palestina, dan Tanjung Verde dalam agenda FIFA Matchday.
Ancaman Kualifikasi Piala Asia 2027
Selain itu, Malaysia juga berpotensi kehilangan kemenangan atas Nepal dan Vietnam dalam kualifikasi Piala Asia 2027. Keputusan akhir mengenai nasib Malaysia di kualifikasi tersebut akan diambil oleh AFC setelah ajang itu berakhir pada Maret 2026.
FAM telah berupaya keras melalui CAS untuk menyelesaikan skandal naturalisasi ini. Awalnya, FAM mengklaim hanya terjadi kesalahan administrasi dokumen, namun investigasi FIFA membuktikan sebaliknya. Banding yang diajukan FAM sebelumnya telah ditolak oleh FIFA, dan federasi tersebut juga dikenakan denda besar.
Tujuh Pemain yang Dibolehkan Bermain
Ketujuh pemain yang sementara diizinkan untuk melanjutkan karier sepak bola mereka adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. FAM menegaskan, “Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan mengambil bagian dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun hingga keputusan akhir atas banding di CAS dibuat.”
Sumber: 90Menit.ID






