January 20, 2022

Menyajikan Berita Teraktual

Tercatat 26,5 Juta Anak Usia 6-11 Jadi Target Vaksinasi

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi dalam Siaran Pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi dalam Siaran Pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)

Jakarta | Indocybernews.com – Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa per 14 Desember kemarin, pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan untuk melakukan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun, yang diharapkan dapat mendukung terciptanya kekebalan kelompok (herd immunity). Bersamaan, percepatan vaksinasi bagi kelompok usia lain juga tetap digencarkan guna mencapai target vaksinasi 70% tahun ini.

“Per 14 Desember kemarin, pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan untuk melakukan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun dengan tujuan untuk melindungi anak-anak dari sakit berat dan kematian akibat COVID-19, menekan penularan kepada kelompok umur lainnya, serta tentu saja untuk mempercepat pencapaian herd immunity,” papar Nadia dalam Siaran Pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) – KPCPEN, Rabu (15/12/2021).

Pemerintah, ujarnya, mencatat terdapat 26,5 juta target anak usia 6-11 tahun yang diharapkan bisa mendapatkan vaksinasi lengkap sesuai jadwal. Karena itu, dukungan dari semua pihak, terutama para orang tua dan guru sangat diharapkan untuk mendampingi dan bekerja sama dengan petugas setempat, guna memastikan anak-anak mendapatkan haknya untuk terjaga dari COVID-19

Lebih lanjut, Nadia menekankan bahwa tujuan vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun adalah untuk:
• mencegah sakit berat dan kematian pada anak yang terinfeksi
• mencegah penularan pada anggota keluarga dan saudara
• mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka
• meminimalisasi penularan di sekolah/satuan pendidikan
• mempercepat tercapainya herd immunity

Terkait vaksin yang digunakan, Nadia menyebutkan vaksin yang saat ini digunakan adalah Sinovac, sebanyak 2 dosis dengan jeda 28 hari.

Vaksinasi kelompok umur 6-11 tahun dimulai dari wilayah yang telah memenuhi kriteria. “Kick off pelaksanaan vaksin anak usia 6-11 tahun berlangsung di provinsi dengan cakupan dosis 1 di atas 70% dan vaksinasi lansia di atas 60%. Terdapat 115 kabupaten/kota di 19 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut sehingga bisa melakukan vaksinasi anak,” beber Nadia.

Sedangkan untuk vaksinasi nasional, Nadia menjelaskan bahwa di bulan Desember, pemerintah menargetkan cakupan 70% secara nasional. “Saat ini 13 provinsi telah mencapai target,” lanjutnya.

Terkait ketersediaan vaksin, Nadia menyampaikan bahwa saat ini Indonesia telah menerima lebih dari 415,3 juta dosis vaksin dalam bentuk jadi maupun dalam bentuk bulk. Kemarin (14/12), Indonesia juga baru saja menerima kedatangan vaksin tahap 158 merek Pfizer sebanyak 1,7 juta dosis vaksin jadi yang merupakan donasi dari Amerika Serikat melalui COVAX.

“Dengan terus berdatangannya vaksin, menjadi bukti keseriusan pemerintah untuk mengamankan stok vaksin guna kebutuhan program vaksinasi nasional,” tegas Nadia.(Risa)