October 26, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Terkait Viral Penganiayaan Terhadap Napi

MEDAN || Indocybernews.com – Terkait beredarnya di media sosial dan media massa mengenai video viral reporter Narapidana yang dianiaya oleh oknum Sipir Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) menyampaikan pernyataan sikap akan hal itu.

Dalam pernyataan yang dibacakan salah seorang anggota KAUM di Kantor KAUM, Jalan Waringin, Kec Medan Petisah, serta ditandatangani Ketua KAUM, Mahmud Irsad Lubis, SH dan Sekretaris, Bambang Santoso, SH,MH, pada prinsipnya Perlindungan Hukum atas Hak-hak Narapdana diatur dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia dan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Telah beredar di media dan video sosial yang berisi dugaan kejadian yang dialami seorang Narapida di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan yang mengakibatkan luka lebam di bagian punggung. dan terdengar suara yang menyatakan “Diminta uang Rp30 juta, Rp40 juta baru bisa keluar. Kalau enggak kami dipukuli seperti ini, kalau enggak kasih uang”.

“jadi dugaan keras dugaan terjadi dilatarbelakangi adanya pungutan pembohong (pungli),” ungkap Irsad”

Padahal menurut KAUM, keamanan, penjagaan dan pembinaan pengawasan yang ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara yang dipikul oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan beserta jajarannya; 

Hal itu, KAUM menilai tindakan tindakan tersebut adalah tindakan yang tidak manusiawi, jelas-jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk itu KAUM menyatakan sikap, dengan Menteri Hukum & HAM RI agar memberikan tegas kepada oknum pelaku tersebut, serta mendesak Kepala Kepolisian RI untuk mengusut dugaan tindak pidana pemerasan, atau kekerasan terhadap semua pelakunya karena orang berkedudukan sama di mata hukum (equality before the law). 

Mengakhiri, KAUM saat menyatakan sikap yang dihadiri oleh Wartawan, mendesak Menteri Hukum & HAM RI untuk mencopot Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta Medan.

Saat dikonfirmasi oleh Wartawan kalapas kelas1 Tanjung Gusta Medan Erwedi Suprayetno melalui pesan Wattshapp saat berita ini diturunkan belum ada memberikan komentar.