October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

Tiga Pelaku Pencurian Sepeda Motor Diringkus Tekab Polsek Helvetia

MEDAN || Indocybernews.com – Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia yang dipimpin Panit 2 Reskrim Iptu Theo.S.Tr.K, berhasil mengungkap kasus dan menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah kecamatan Medan Helvetia tepatnya jalan Kapten Muslim depan kantor Blue Bird Taxi yang terjadi pada hari Minggu tanggal 08 Agustus 2021 sekira pukul 03.30 Wib.

Wakapolsek Medan Helvetia Akp.AT.Simangunsong yang di dampingi Panit 1 Reskrim Ipda Fandi.SH dan Panit 2 Reskrim Iptu Theo.S.Tr.K, mengatakan pihaknya telah menangkap dan mengamankan tiga terduga pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan, mereka adalah N.A als N (15) Warga Sunggal, M.R.S als W (18) Jalan Klambir V, AN als A (18) Jalan Klambir V.

Penangkapan dilakukan setelah anggota kami melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan pengembangan di lapangan, pada hari Selasa dini hari sekira pukul 01.00 wib tanggal 17 Agustus 2021 anggota kami telah berhasil menangkap terduga pelaku MRS als W, AN dan NA sedang duduk – duduk di gang Usman Jalan Klambir V.

“Dalam aksinya, para terduga pelaku naik sepeda motor, dan saat itu mereka ada melihat salah satu orang yang bernama MFS (19) korban sedang parkir di pinggir jalan Kapten Muslim, selanjutnya mereka (para terduga pelaku) melempari korban dengan batu, dan selanjutnya menghampiri dan memukuli korban hingga terluka dan tak berdaya, usai melakukan aksinya terduga pelaku MRS bersama terduga pelaku lainnya mengambil sepeda motor korban dan meninggalkan korban tergeletak di Tempat Kejadian Perkara” Kata Wakapolsek Helvetia Akp.AT.Simangunsong, Kamis (19/8/2021).

Hasil dari kejahatannya, para pelaku sepakat untuk menjual sepeda motor korban ke daerah Mencirim Pondok Sunggal, dan hasil penjualan didapat seharga Rp.3.000.000.

“Barang bukti yang berhasil diamankan 6 (enam) buah batu dan 1 (satu) unit sepeda motor Beat warna Putih BK 4423 AIL dan uang hasil penjualan sebesar Rp.100.000” Pungkasnya.

Saat ini ketiga terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan oleh petugas, dan para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 Ayat (2) Ke 1e dan 2e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman selama – lamanya 12 tahun penjara.