October 27, 2021

Menyajikan Berita Teraktual

TMMD Reguler ke 110 Kabupaten Pacitan Di Mulai, Ini Kata Danrem 081/DSJ

Indocybernews.com | Pacitan – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke – 110 secara resmi dibuka oleh Danrem 081/DSJ, Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Widoro Kecamatan Donorojo Pacitan tersebut hari ini mulai.

TMMD yang selalu di programkan tersebut, merupakan kerja sama dan sinergitas, antara TNI, Polri juga Pemerintah Daerah, serta unsur stakeholder terkait di wilayah. Dulu namanya adalah ABRI Masuk Desa (AMD).

Baca juga : Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Kantor Dinkes Bone Dengan Pengamanan Ekstra Ketat

Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengatakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-110 yang dilaksanakan di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo mulai Selasa (2/3/2021) diharapkan memperkuat sinergitas TNI dan masyarakat.

“Adapun keriteria kami adalah desa yang belum banyak tersentuh pembangunan, tujuannya agar perekomonian masyarakat dapat berjalan dan termasuk jalan ke tempat wisata, karena jalan adalah akses utama untuk di daerah-daerah terisolir,”kata Kolonel Inf Waris Ari Nugroho kepada pewarta di Pendopo Kabupaten Pacitan, Selasa (02/03/2021).

Baca juga : https://indocybernews.com/hari-pertama-kerja-pasca-dilantik-bupati-dan-wabup-sergai-gelar-rapat-koordinasi/

Lebih lanjut, Sanrem mengatakan ada beberapa target sasaran dalam kegiatan TMMD reguler ke-110 tersebut, Akan lebih berkonsentrasi terhadap pembangunan infrastruktur, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) baik masyarakat maupun para perangkat desa dan tempat ibadah.

“Adapun sasaran yang dilaksanakan ada rabat jalan, pembuatan jembatan, talud, rehab mushola dan pembangunan rutilahu yang sudah disurvei sejak satu tahun yang lalu,”ungkap Waris.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem 081/DSJ tersebut mengatakan pelaksanaan TMMD kali ini lebih prioritas padapembangunan infrastruktur. Hal itu dikarenakan untuk mendukung kegiatan masyarakat. Pihaknya optimistis, pelaksanaan TMMD dapat selesai sesuai jadwal yang telah di tetapkan.

“Mudah-mudahan dengan upaya-upaya yang sudah kita lakukan, pelaksanaan TMMD bisa terlaksana tepat waktu dan jika melihat rencana dan target yang dicapai semoga bisa sesuai jadwal,”tambahnya.

Danrem juga menegaskan jika kegiatan TMMD dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat agar semua terhindar dari virus COVID-19.

“Karena ini masih suasana pandemi, secara tegas saya perintahkan untuk prajurit yang terlibat untuk ikut rapid test dan bagi yang positif tidak dilibatkan, bagi masyarakat juga sama, dilakukan rapid agar semua dalam keadaan sehat, penerapan protokol kesehatan di tempat TMMD juga dilakukan secara ketat,”tandasnya. (tyo)