Berita

245 Unit Huntara di Tapsel Ditarget Rampung 14 Februari, Kasum TNI Pantau Langsung

Advertisement

Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, terus dikebut. Khusus untuk huntara di Desa Napa, Tapsel, ditargetkan selesai pada pertengahan Februari 2026.

Progres Pembangunan Huntara Dipantau Langsung

Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, selaku Wakil Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, menyatakan bahwa seluruh petugas gabungan telah bekerja keras. “Seluruh petugas, baik prajurit TNI, Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) maupun personel lainnya telah bekerja keras mewujudkan bangunan tersebut,” kata Richard pada Kamis (29/1/2026).

Richard didampingi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan saat meninjau langsung infrastruktur terdampak bencana banjir dan pengerjaan pembangunan huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Tapsel pada Rabu (28/1) lalu. Peninjauan ini juga mencakup progres perbaikan dan pembangunan fasilitas umum serta sosial yang rusak akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025.

Ia menjelaskan bahwa lahan telah diratakan dan bangunan contoh sesuai prototipe sudah disiapkan. Meskipun pengiriman material dari Pulau Jawa masih menjadi kendala, proyek ini dipastikan rampung pada 14 Februari 2026. “Semua ini dinamis, melihat kondisi cuaca dan ketersediaan bahan, tapi semua pihak memastikan ini segera direalisasikan,” ujar Richard.

Advertisement

Peninjauan Infrastruktur Lainnya

Selain fokus pada huntara, Kasum TNI beserta rombongan juga meninjau beberapa lokasi penting lainnya. Peninjauan meliputi dapur umum Posko Terpadu GOR Pandan, SDN Hutanabolon 2, perbaikan akses jalan, serta pembangunan Jembatan Armco yang menghubungkan Desa Hutanabolon dengan Desa Sigiring-Giring di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Distribusi Huntara untuk Korban Bencana

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total penerima huntara di Tapsel mencapai 816 kepala keluarga (KK). Rinciannya, 683 KK menerima huntara terpusat dan 133 KK mendapatkan huntara mandiri.

Pembangunan huntara terpusat dikerjakan secara kolaboratif oleh Danantara, Kementerian PU, dan BNPB. Sebanyak 186 unit huntara di Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, dibangun oleh Danantara. Sementara itu, 245 unit huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, dikerjakan oleh Kementerian PU. BNPB sendiri menggarap dua titik huntara terpusat di Desa Aek Lantong (118 unit) dan Desa Simatohir (134 unit). Pembangunan huntara mandiri di lahan warga sepenuhnya dilaksanakan oleh BNPB.

Advertisement