Sebanyak 292.143 siswa telah berhasil menyelesaikan proses pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Angka ini mencerminkan jumlah pendaftar yang telah melengkapi seluruh berkas yang dipersyaratkan.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemendikbudristek pada Kamis, 26 Februari 2026. Meskipun pendaftaran KIP Kuliah jalur SNBP telah resmi ditutup pada 18 Februari 2026, kesempatan untuk membuat akun KIP Kuliah masih terbuka lebar bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar melalui jalur seleksi lainnya, seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Antusiasme Pendaftar dan Prioritas Program
Secara keseluruhan, tercatat 532.421 orang telah membuat akun KIP Kuliah. Dari jumlah tersebut, pendaftar perempuan mendominasi dengan 380.646 orang atau sekitar 71,5 persen, sementara pendaftar laki-laki berjumlah 151.775 orang atau 28,5 persen.
KIP Kuliah merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada lulusan SMA/sederajat yang memiliki potensi akademik mumpuni namun terkendala kondisi ekonomi. Program ini dikelola oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) di bawah naungan Kemendikbudristek.
Untuk tahun 2026, pemerintah semakin memperketat mekanisme penyaluran bantuan dengan mengintegrasikan data kemiskinan secara penuh. Kelayakan penerima KIP Kuliah kini mengacu pada pemadanan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Prioritas utama diberikan kepada siswa yang terdata dalam DTSEN pada desil 1 hingga desil 4, khususnya bagi mereka yang lolos SNBP atau SNBT di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Syarat dan Jadwal Penting KIP Kuliah 2026
Calon penerima KIP Kuliah harus merupakan lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2026, atau maksimal dua tahun sebelumnya (lulusan 2025 dan 2024). Selain itu, mereka harus berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin, terdaftar di DTKS, atau penerima bantuan sosial Kementerian Sosial.
Pentingnya sinkronisasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) menjadi kunci dalam proses pendaftaran. Sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi otomatis terhadap data ini serta kelayakan calon penerima.
Berikut adalah jadwal penting terkait KIP Kuliah 2026:
- Pendaftaran Akun Siswa KIP Kuliah: 3 Februari 2026 – 31 Oktober 2026
- Pemilihan Jalur SNBP di SIM KIP Kuliah: 10 Februari 2026 – 18 Februari 2026
- Pengumuman Hasil SNBP 2026: 31 Maret 2026
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
Penerima KIP Kuliah akan mendapatkan pembebasan biaya pendidikan serta bantuan biaya hidup yang berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan, tergantung indeks wilayah kampus. Setelah dinyatakan lolos seleksi perguruan tinggi, pihak kampus akan melakukan verifikasi data dan kondisi ekonomi calon penerima sebelum diusulkan kepada Puslapdik untuk penetapan akhir.