Indonesia AirAsia secara resmi memulai layanan penerbangan rute Luwuk (LUW) menuju Makassar (UPG) pada Sabtu, 7 Maret 2026. Pembukaan rute ini disambut antusias karena berhasil menekan harga tiket secara drastis, memberikan angin segar bagi mobilitas masyarakat dan potensi ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Kehadiran maskapai berbiaya hemat ini membuat harga tiket untuk rute Luwuk-Makassar turun menjadi sekitar Rp855.600. Angka ini jauh lebih terjangkau dibandingkan rata-rata harga sebelumnya yang mencapai Rp1.300.000 sejak tahun 2022. Bahkan, pantauan pada 9 Maret 2026 menunjukkan harga tiket AirAsia untuk rute ini bisa ditemukan mulai dari Rp819.476.
Captain Achmad Sadikin Abdurachman, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, menjelaskan bahwa rute Luwuk-Makassar merupakan bagian integral dari komitmen maskapai untuk memperluas konektivitas nasional. “Pembukaan rute Surabaya–Makassar ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperluas konektivitas nasional, khususnya menuju kawasan Indonesia Timur,” ujarnya. Ia menambahkan, Makassar diperkuat perannya sebagai ‘virtual hub’ yang mempermudah masyarakat menjangkau berbagai kota seperti Luwuk, Palu, dan Kendari dalam satu rangkaian perjalanan.
Penerbangan AirAsia dari Makassar ke Luwuk akan dilayani satu kali setiap hari, menggunakan pesawat jenis Airbus A320. Selain Luwuk, AirAsia juga menambah frekuensi penerbangan dari Makassar ke Surabaya (tiga kali sehari), Kendari (dua kali sehari), dan Palu (dua kali sehari), total delapan frekuensi penerbangan pulang-pergi setiap hari.
Eddy Krismeidi, Head of Indonesia Affairs & Policy Indonesia AirAsia, menekankan kontribusi maskapai dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. “Ini kontribusi kami untuk menyiapkan, menambah kapasitas, membantu pemerintah dalam arus mudik, khususnya Surabaya-Makassar,” kata Eddy. Ia juga berharap rute baru ini dapat memperluas akses pariwisata serta membuka lebih banyak peluang bagi pergerakan masyarakat dan pelaku usaha.
Pemerintah Kabupaten Banggai menyambut positif kehadiran AirAsia. Kepala Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Nurul Anwar, mengungkapkan rasa syukur atas masuknya maskapai ini. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya, harga tiket pesawat yang tinggi menjadi perhatian, dan setelah pandemi COVID-19, jumlah maskapai serta rute penerbangan sempat berkurang. “Dengan hadirnya AirAsia, insya Allah harga tiket akan semakin terjangkau dan hubungan antara pihak bandara, pemerintah daerah, dan maskapai dapat terjalin semakin baik,” jelasnya.
Konektivitas ini juga terintegrasi dengan jaringan AirAsia Group, memungkinkan penumpang dari Luwuk, Palu, dan Kendari untuk terhubung melalui Makassar dan melanjutkan perjalanan internasional dengan layanan fly-thru menuju Kuala Lumpur. Integrasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi, serta memperkuat pergerakan wisatawan nusantara melalui pilihan perjalanan yang lebih terhubung dan efisien.