PSPS Pekanbaru menghadapi tantangan ganda saat melakoni laga tandang melawan Adhyaksa FC di Stadion Internasional Banten pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 20.30 WIB. Selain berhadapan dengan tim kuat di putaran ketiga Liga 2 Indonesia, skuad berjuluk Askar Bertuah ini juga harus beradaptasi dengan kondisi fisik selama menjalani ibadah puasa Ramadan.
Pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri untuk pertandingan perdana di bulan suci ini. Ia mengakui bahwa adaptasi menjadi kunci utama bagi para pemain. “Memang di bulan Ramadan ini kami akan melakukan pertandingan pertama di dalam suasana Ramadan. Tentunya pemain-pemain harus beradaptasi dengan situasi Ramadan juga,” ujar Aji Santoso.
Strategi Nutrisi dan Istirahat di Tengah Puasa
Aji Santoso menyoroti perbedaan kondisi fisik pemain saat bertanding di bulan puasa, meskipun laga digelar pada malam hari setelah waktu berbuka. Jeda waktu sekitar tiga jam antara berbuka puasa dan kick-off menjadi perhatian khusus tim pelatih.
Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelatih PSPS bersama tim nutrisi telah menyusun menu makanan yang selektif. Pemilihan makanan yang mudah dicerna menjadi prioritas agar pemain tidak mengalami gangguan pencernaan atau penurunan kondisi fisik saat berlaga. “Nah, untuk itu tentunya kita juga memilih menu-menu makanan yang mudah dicerna oleh perut, sehingga pemain nanti ketika bermain tidak dalam keadaan sakit perut ataupun lain hal,” jelas Aji.
Secara umum, makanan membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam untuk tercerna dengan baik. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat tersebut, manajemen asupan gizi menjadi faktor krusial dalam menjaga kebugaran pemain. Selain itu, Aji juga menekankan pentingnya manajemen waktu istirahat dan kualitas tidur yang baik bagi seluruh pemain agar tetap prima.
Optimisme Pemain dan Posisi di Klasemen
Winger PSPS Pekanbaru, Asir Asiz, mengakui bahwa pertandingan pertama di bulan Ramadan ini memiliki tantangan tersendiri. Namun, pemain kelahiran tahun 2003 itu tetap optimistis dapat memberikan hasil terbaik. “Tentunya pertandingan ini sangat menguras tenaga. Soalnya di bulan suci ramadan ini kita harus beradaptasi tentunya. Kami pemain selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk pertandingan ini,” tutur Asir Asiz.
PSPS Pekanbaru membawa 21 pemain untuk menghadapi Adhyaksa FC dengan target mencuri poin. Laga ini merupakan bagian dari putaran ketiga Liga 2 Indonesia, di mana PSPS Pekanbaru berada di posisi ke-8 pada putaran kedua. Sementara itu, Adhyaksa FC menempati peringkat ke-2 di Grup A Championship round. Kedua tim sebelumnya pernah bertemu pada 23 Januari 2026, dengan hasil imbang 1-1.