Al-Hilal Dihantam Badai Cedera Jelang Derby Panas Kontra Al-Shabab

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Raksasa , Al-Hilal, dihadapkan pada situasi sulit menjelang pertandingan derby Riyadh yang sangat dinanti melawan Al-Shabab. Sejumlah pemain kunci dipastikan absen karena cedera, termasuk penyerang bintang dan bek andalan , yang berpotensi menguji kedalaman skuad asuhan Simone Inzaghi.

Laga krusial pekan ke-24 Liga Pro Saudi ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 19:00 UTC (20:00 waktu setempat) di SHG Arena, markas Al-Shabab di Riyadh. Absennya Al-Tambakti menjadi pukulan telak di lini belakang. Bek tersebut harus menepi setelah mengalami masalah hamstring ringan pada pertandingan sebelumnya melawan Al Taawoun. Ia diperkirakan akan pulih tepat waktu untuk pertandingan kontinental Liga Champions Elite AFC melawan Al Sadd, namun dipastikan absen dalam derby ini. Selain itu, bek Yusuf Akçiçek juga masih dalam tahap rehabilitasi karena nyeri otot perut bagian bawah dan kemungkinan besar tidak akan tampil.

Namun, sorotan utama tertuju pada absennya Karim Benzema. Penyerang asal Prancis berusia 38 tahun ini dipastikan menepi selama 10 hingga 15 hari setelah tes medis mengonfirmasi cedera otot adduktor. Benzema telah melewatkan pertandingan Al-Hilal sebelumnya melawan Al Taawoun yang berakhir imbang 1-1, dan kini akan absen dalam laga kontra Al-Shabab serta leg pertama babak 16 besar Liga Champions Elite AFC melawan Al Sadd. Sejak bergabung dari Al-Ittihad pada bursa transfer musim dingin, Benzema telah menunjukkan dampak instan dengan mencetak tiga gol dan memberikan satu assist dalam tiga penampilan, menjadikannya figur sentral di lini serang Al-Hilal.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Al-Hilal saat ini menduduki posisi kedua di klasemen Liga Pro Saudi dengan 54 poin dari 22 pertandingan dan masih mempertahankan rekor tak terkalahkan musim ini. Sementara itu, Al-Shabab berada di peringkat ke-12 dengan 25 poin dari 23 pertandingan, berusaha keras untuk memperbaiki posisi mereka di tabel liga.

Dalam lima pertemuan terakhir, Al-Hilal memiliki rekor dominan atas Al-Shabab, dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Pertemuan terakhir mereka pada Oktober 2025 berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Al-Hilal. Al-Hilal sendiri baru saja bermain imbang 1-1 melawan Al Ittihad di liga, sementara Al-Shabab datang dengan modal kemenangan 3-1 atas Al-Riyadh.

Daftar cedera Al-Hilal semakin panjang dengan absennya gelandang Nasser Al-Dawsari yang diperkirakan menepi tiga hingga empat minggu karena cedera jari kaki, serta bek Hamad Al-Yami yang cedera tempurung lutut. Kiper Mohammed Al-Rubaie juga masih dalam pemulihan cedera jari. Di kubu Al-Shabab, mereka akan tampil tanpa Mohammed Harbush yang absen sejak Desember karena cedera ligamen krusiat.

Pelatih Al-Hilal, Simone Inzaghi, kini harus memutar otak untuk meracik strategi terbaik. Meskipun demikian, Al-Hilal masih memiliki sejumlah pilar penting yang siap diturunkan, termasuk kiper Yassine Bounou, bek Kalidou Koulibaly, gelandang Rúben Neves dan Sergej Milinković-Savić, serta penyerang Malcom dan Salem Al-Dawsari. Di sisi lain, Al-Shabab akan mengandalkan ketajaman Abderrazak Hamdallah, kreativitas Yannick Carrasco, dan kepemimpinan bek Wesley Hoedt untuk memberikan perlawanan sengit.

Absennya sejumlah pemain kunci tentu menjadi tantangan besar bagi Al-Hilal dalam upaya mereka mempertahankan momentum tak terkalahkan dan memenangkan derby Riyadh ini. Laga ini diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad dan adaptasi taktik Al-Hilal di tengah badai cedera.