Jeddah, Arab Saudi – Juara bertahan Liga Pro Saudi, Al-Ittihad, menerima kabar baik menjelang pertandingan krusial pekan ke-24 melawan Al-Khaleej. Striker andalan mereka asal Maroko, Youssef En-Nesyri, dikabarkan siap kembali bergabung dalam sesi latihan penuh tim pada Kamis, 26 Februari 2026, setelah pulih dari cedera ringan.
Kembalinya En-Nesyri menjadi suntikan moral yang signifikan bagi skuad asuhan Sergio Conceicao. Pemain berusia 28 tahun ini sebelumnya absen dalam pertandingan melawan Al-Hazm setelah mengalami cedera saat menghadapi Al-Hilal yang berakhir imbang 1-1. Sejak didatangkan pada bursa transfer musim dingin, En-Nesyri telah membuktikan ketajamannya dengan mencetak tiga gol dan menyumbang satu assist dalam lima penampilan bersama Al-Ittihad, memperkuat lini serang tim.
Misi Bangkit di Kandang Sendiri
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Alinma pada Jumat malam, 27 Februari 2026, pukul 22.00 waktu setempat, menjadi kesempatan bagi Al-Ittihad untuk kembali ke jalur kemenangan. Meskipun tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, performa domestik mereka masih di bawah ekspektasi, ditandai dengan dua hasil imbang beruntun, termasuk skor 1-1 melawan Al-Hazm dan Al-Hilal.
Saat ini, Al-Ittihad menempati posisi keenam di klasemen Liga Pro Saudi dengan 39 poin dari 23 pertandingan, terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen Al Ahli. Meski demikian, mereka memiliki rekor kandang yang impresif, memenangkan sembilan dari sepuluh pertandingan terakhir di markas sendiri. Kehilangan pemain kunci seperti Karim Benzema dan N’Golo Kante pada bursa transfer musim dingin lalu memang menjadi tantangan tersendiri bagi sang juara bertahan.
Al-Khaleej Berjuang Keluar dari Tren Negatif
Di sisi lain, Al-Khaleej datang ke Jeddah dengan kondisi yang kurang menguntungkan. Tim asuhan Georgios Donis ini sedang dalam delapan pertandingan tanpa kemenangan, termasuk lima kekalahan, salah satunya saat takluk 3-2 dari Al Kholood. Mereka saat ini berada di posisi kesembilan klasemen dengan 27 poin dari 23 pertandingan.
Meskipun memiliki lini serang yang cukup produktif dengan 42 gol, menjadikannya tim dengan serangan terbaik kelima di liga (lebih banyak dari Al-Ittihad), pertahanan Al-Khaleej terbilang rapuh dengan 37 gol kebobolan. Al-Khaleej juga memiliki catatan buruk saat bertemu Al-Ittihad, di mana mereka belum pernah meraih kemenangan perdana dalam sejarah pertemuan kedua tim. Pertemuan terakhir mereka pada 1 November 2025 berakhir imbang dramatis 4-4.
Dengan kembalinya En-Nesyri dan dukungan penuh dari suporter di kandang, Al-Ittihad berharap dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengamankan tiga poin penting dan memperbaiki posisi mereka di tabel liga.