Doha, Qatar – Turnamen tenis ATP Qatar Open 2026 menyajikan drama di babak perempat final pada Kamis, 19 Februari 2026, dengan hasil yang kontras bagi dua bintang muda, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner. Alcaraz berhasil mengamankan tempat di semifinal setelah pertarungan sengit, sementara Sinner harus menelan pil pahit kekalahan mengejutkan.
Alcaraz Tunjukkan Mental Juara, Lolos ke Semifinal Perdana di Doha
Petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, menunjukkan ketangguhan mentalnya saat bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Karen Khachanov dengan skor 6-7(3), 6-4, 6-3. Pertandingan yang berlangsung selama dua jam 27 menit di Khalifa International Tennis and Squash Complex ini menjadi ujian terberat bagi Alcaraz di musim 2026.
Kemenangan ini menandai penampilan semifinal perdananya di Doha dan memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 10-0 di musim 2026. Alcaraz, yang baru saja meraih Career Grand Slam di Australian Open awal Februari ini pada usia 22 tahun, mengungkapkan kebanggaannya atas perjuangannya.
“Itu adalah pertandingan yang sangat ketat dan intens. Di set pertama, saya memiliki beberapa break point yang tidak bisa saya manfaatkan. Ada juga set point dan saya gagal. Jadi, itu sangat sulit,” ujar Alcaraz setelah pertandingan. Ia menambahkan, “Saya pikir Karen bermain sangat baik, tetapi saya tahu saya memiliki peluang. Saya hanya tidak memanfaatkannya di set pertama, jadi inilah saatnya untuk terus maju dan mencoba terus berjuang. Saya sangat bangga dengan cara saya berjuang.”
Di babak semifinal yang akan berlangsung Jumat, 20 Februari 2026, Alcaraz akan menghadapi juara bertahan Andrey Rublev. Alcaraz memiliki rekor head-to-head yang unggul 4-1 atas Rublev secara keseluruhan, dengan rekor sempurna 3-0 di lapangan keras.
Jannik Sinner Tersingkir Secara Mengejutkan oleh Jakub Mensik
Sementara itu, kejutan terbesar di perempat final datang dari kekalahan petenis unggulan kedua, Jannik Sinner. Petenis muda Republik Ceko berusia 20 tahun, Jakub Mensik, berhasil menumbangkan Sinner dengan skor 7-6(3), 2-6, 6-3 dalam waktu dua jam 13 menit. Kemenangan ini disebut-sebut sebagai pencapaian terbaik dalam karier Mensik.
Kekalahan ini membuat rekor Sinner di musim 2026 menjadi 7-2 tanpa gelar di dua turnamen pertamanya. Sebelumnya, Sinner berhasil melaju ke perempat final dengan kemenangan dua set langsung atas Tomas Machac dan Alexei Popyrin.
Menanggapi kekalahannya, Sinner tetap tenang. “Tidak ada hal buruk yang terjadi, kami tenang. Kami akan mencoba mendapatkan kembali kepercayaan diri. Ini adalah momen yang bisa terjadi, setiap pemain mengalaminya. Saya sangat tenang, saya yakin kerja keras akan membuahkan hasil, hasilnya akan datang. Mungkin tidak di Indian Wells atau Miami, tapi kerja keras akan membuahkan hasil. Tidak apa-apa,” kata Sinner. Ia juga memuji lawannya, “Dia melakukan servis dengan sangat baik, jadi sulit untuk mengembalikan bola. Ada break yang sulit di set ketiga, beberapa kesalahan. Itu bisa terjadi, tentu saja, tetapi pada saat yang sama, saya sedikit kecewa dengan cara saya menangani momen-momen ini.”
Mensik, yang saat ini menduduki peringkat 16 dunia, akan menghadapi Arthur Fils di babak semifinal. Fils sendiri melaju setelah mengalahkan Jiri Lehecka. Mensik mengungkapkan perasaannya setelah kemenangan bersejarah tersebut, “Tentu saja sebelum pertandingan saya tahu kualitas Jannik. Dia pria yang hebat. Juara yang hebat. Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit… Saya sangat senang saya kembali setelah istirahat ke toilet. Sejak awal set ke-3 saya mulai melakukan servis dengan baik lagi.” Ia juga menambahkan, “Saya datang ke lapangan dengan mentalitas pemenang.”
Rublev dan Fils Lengkapi Daftar Semifinalis
Selain Alcaraz dan Mensik, Andrey Rublev juga berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Stefanos Tsitsipas dengan skor 6-3, 7-6(2). Rublev, sebagai juara bertahan, akan menjadi lawan tangguh bagi Alcaraz. Sementara itu, Arthur Fils akan berhadapan dengan Jakub Mensik, menjanjikan dua pertandingan semifinal yang menarik di turnamen ATP 500 ini.