Alex Noerdin Berpulang, Ribuan Warga Iringi Pemakaman Mantan Gubernur Sumsel

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Mantan Gubernur dua periode, Ir. H. , telah mengembuskan napas terakhir pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 13.30 WIB, di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta. Kepergian tokoh yang dikenal luas di Bumi Sriwijaya ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat. Alex Noerdin meninggal dunia pada usia 75 atau 76 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatan yang terus menurun.

Juru bicara keluarga, Okta Alfarizi, membenarkan kabar duka tersebut, yang kemudian juga dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal , Sarmuji. Sebelum dirujuk ke Jakarta, Alex Noerdin sempat dirawat di RS Siloam , namun keterbatasan alat medis mengharuskannya dipindahkan untuk penanganan lebih lanjut. Kondisi kesehatannya dilaporkan memburuk sejak Jumat, 20 Februari 2026, akibat penyumbatan empedu dan infeksi pankreas, bahkan sempat tidak sadarkan diri.

Jenazah almarhum Alex Noerdin disemayamkan terlebih dahulu di kediaman putra sulungnya, Dodi Reza Alex, di Jakarta. Pada Kamis pagi, 26 Februari 2026, jenazah diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Palembang. Setibanya di Palembang, jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Merdeka/Talang Semut, sebelum kemudian disalatkan di Masjid Agung Palembang.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga, Sukarami, Palembang, pada Kamis, 26 Februari 2026, setelah salat Zuhur. Ribuan pelayat dari berbagai kalangan memadati area pemakaman, mengantarkan sang pemimpin ke peristirahatan terakhirnya. Tampak hadir istri almarhum, Sri Eliza, beserta anak-anaknya Dodi Reza Alex dan Lury Alex, serta sejumlah tokoh dan pejabat daerah, termasuk Gubernur Sumsel Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, dan Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie.

Mewakili keluarga, Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas doa serta penghormatan yang diberikan masyarakat. Ia juga memohon maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup. Kehadiran lautan manusia ini menjadi bukti nyata jejak pengabdian Alex Noerdin yang tak terhapus waktu.

Semasa hidupnya, Alex Noerdin dikenal sebagai tokoh politik berpengaruh yang pernah menjabat Bupati Musi Banyuasin dua periode (2002-2008) sebelum memimpin Sumatera Selatan sebagai gubernur selama dua periode (2008-2018). Ia merupakan pelopor program pendidikan dan kesehatan gratis di daerah yang dipimpinnya. Di bawah kepemimpinannya, Sumatera Selatan juga berhasil menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional, termasuk SEA Games 2011 dan Asian Games 2018, dengan pengembangan Jakabaring Sport City sebagai salah satu warisan pembangunannya.

Alex Noerdin wafat di tengah proses hukum yang menjeratnya dalam tiga kasus dugaan korupsi, termasuk revitalisasi Pasar Cinde Palembang. Sebelumnya, ia telah divonis 12 tahun penjara atas dua kasus korupsi lainnya. Namun, dengan meninggalnya Alex Noerdin, proses hukum atas kasus-kasus tersebut secara otomatis gugur demi hukum.