Alexander Volkanovski Tetap Raja Kelas Bulu, Menanti Penantang Baru Usai Dua Kali Hadapi Islam Makhachev

, petarung asal Australia yang menyandang gelar Juara Ultimate Fighting Championship (), baru-baru ini kembali menunjukkan dominasinya. Ia sukses mempertahankan sabuk juaranya setelah mengalahkan Diego Lopes melalui keputusan mutlak dalam gelaran UFC 325 pada 31 Januari 2026 di Sydney, Australia. Kemenangan ini menandai kali kedua Volkanovski menundukkan Lopes di oktagon.

Setelah mempertahankan gelarnya, Volkanovski kini mengalihkan fokusnya pada penantang berikutnya. Ia diperkirakan akan menghadapi pemenang dari pertarungan sengit antara Movsar Evloev dan Lerone Murphy, yang dijadwalkan berlangsung di UFC London pada 21 Maret 2026. Volkanovski sendiri secara terbuka menjagokan Movsar Evloev untuk keluar sebagai pemenang dalam duel tersebut.

Rivalitas Sengit dengan Islam Makhachev

Sebelumnya, Volkanovski dikenal luas karena rivalitasnya yang intens dengan . Keduanya telah bertemu dua kali dalam pertarungan yang sangat dinanti. Pertemuan pertama terjadi di UFC 284 pada 12 Februari 2023, di Perth, Australia. Saat itu, Volkanovski naik satu kelas untuk menantang gelar juara kelas ringan yang dipegang Makhachev. Dalam pertarungan lima ronde yang ketat, Makhachev berhasil mempertahankan gelarnya melalui keputusan mutlak dengan skor 48-47, 48-47, dan 49-46. Banyak pihak menilai pertarungan tersebut sangat berimbang, bahkan Volkanovski sempat merasa bahwa ia bisa saja memenangkan duel tersebut dan mengklaim bahwa Makhachev pun mungkin merasakan hal serupa.

Kekalahan tersebut meninggalkan rasa sakit bagi Volkanovski, yang langsung menyatakan keinginannya untuk pertandingan ulang. “Kekalahan itu menyakitkan. Masih menyakitkan. Saya menginginkan pertandingan ulang,” ujar Volkanovski. Kesempatan itu datang lebih cepat dari dugaan, ketika Volkanovski menerima tawaran untuk menghadapi Makhachev kembali di UFC 294 pada 21 Oktober 2023, di Abu Dhabi. Ia mengambil pertarungan tersebut dengan pemberitahuan yang sangat singkat, hanya sekitar 10 hingga 12 hari, menggantikan Charles Oliveira yang cedera. Sayangnya, dalam duel kedua ini, Makhachev berhasil mengalahkan Volkanovski dengan tendangan kepala KO pada ronde pertama, tepatnya di menit 3:06. Kekalahan kedua ini membuat peluang untuk pertarungan trilogi menjadi semakin sulit terwujud.

Jalur Berbeda Sang Juara

Sementara Volkanovski (peringkat #4 pound-for-pound UFC per 3 Februari 2026) terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petarung kelas bulu terbaik sepanjang masa, Islam Makhachev telah menempuh jalur yang berbeda. Ia kini telah naik ke divisi kelas welter dan berhasil merebut gelar Juara Kelas Welter UFC. Makhachev meraih sabuk tersebut setelah mengalahkan Jack Della Maddalena melalui keputusan mutlak di UFC 322 pada 15 November 2025. Kemenangan ini juga menyamai rekor UFC untuk rentetan kemenangan terpanjang dengan 16 kemenangan berturut-turut. Makhachev, yang juga merupakan mantan Juara Kelas Ringan UFC, diperkirakan akan menghadapi Michael Morales sebagai penantang berikutnya di kelas welter.

Adapun gelar Juara Kelas Ringan UFC saat ini dipegang oleh Ilia Topuria, yang diperkirakan akan menghadapi Justin Gaethje (Juara Interim Kelas Ringan) dalam pertarungan unifikasi gelar pada 14 Juni 2026, di acara bersejarah UFC Freedom 250. Dengan kedua petarung kini berada di divisi yang berbeda dan memiliki tantangan masing-masing, duel antara Alexander Volkanovski dan Islam Makhachev untuk ketiga kalinya tampaknya masih harus menunggu waktu yang tepat.