Jakarta – Real Madrid harus menelan pil pahit setelah dipermalukan Benfica dengan skor 2-4 dalam pertandingan terakhir fase grup Liga Champions. Kekalahan ini membuat Los Blancos terlempar dari delapan besar dan harus melalui babak play-off.
Madrid Tampil Mengecewakan
Pertandingan yang digelar di markas Benfica pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang bagi Real Madrid untuk mengamankan posisi di delapan teratas dan lolos langsung ke babak 16 besar. Namun, tim asuhan Alvaro Arbeloa ini justru menampilkan performa yang jauh dari harapan.
Benfica, yang bermain tanpa beban karena tidak memiliki peluang lolos, tampil dengan intensitas tinggi. Meskipun Kylian Mbappe sempat membawa Madrid unggul lebih dulu, tuan rumah berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol beruntun. Madrid sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol kedua Mbappe, namun gol penutup dari kiper Anatoly Trubin di masa injury time memastikan kemenangan Benfica.
Kekalahan ini membuat Real Madrid finis di posisi kesembilan klasemen akhir fase grup, yang berarti mereka harus berjuang melalui babak play-off untuk bisa melaju lebih jauh di Liga Champions.
Arbeloa Akui Kekurangan Tim
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak bisa menutupi kekecewaannya atas performa anak asuhnya. Ia mengakui bahwa timnya tidak mampu tampil sesuai tuntutan pertandingan.
“Jelas, hari ini kami jauh dari yang kami inginkan, menimbang kesulitan pertandingan, tuntutan lawan, atmosfer, apa yang mereka pertaruhkan, dan apa yang dipertaruhkan bagi kami,” ujar Arbeloa di situs resmi klub.
Arbeloa menambahkan, “Saya pikir kami tidak mampu tampil di level yang dibutuhkan selama 90 menit. Sebelum datang ke sini, kami tahu kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan, banyak yang harus ditingkatkan, dan kami sadar bahwa kami masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh.”
Ia menekankan pentingnya konsistensi dan performa yang baik di semua aspek permainan untuk bisa memenangkan pertandingan di level Liga Champions.
“Untuk memenangkan pertandingan seperti ini, Anda harus melakukan banyak hal dengan baik, bukan hanya satu, dan Anda harus melakukannya secara konsisten selama 90 menit,” jelas Arbeloa.
Lebih lanjut, Arbeloa mengakui bahwa timnya kekurangan kualitas yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan.
“Kami kekurangan banyak hal. Ini adalah pertandingan Liga Champions, level Liga Champions, melawan tim yang kami tahu sedang berjuang untuk bertahan hidup, yang perlu menang, yang melakukannya di depan pendukungnya sendiri, dan yang tidak hanya menunjukkan intensitas, tetapi juga bertahan dengan sangat baik, menyerang dengan sangat baik, dan seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak bisa memberi Anda hanya satu alasan,” tuturnya.
“Saya pikir kami kekurangan banyak kualitas untuk meraih tiga poin, memenangkan pertandingan, dan mengalahkan Benfica hari ini,” pungkasnya.
Sumber: 90Menit.ID






