Alysa Liu Rebut Emas Olimpiade, Akhiri Puasa Gelar AS di Skating Putri

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771633454

MILAN – dari Amerika Serikat berhasil meraih medali emas dalam nomor seluncur indah tunggal putri di Olimpiade Musim Dingin , mengakhiri penantian panjang 24 tahun bagi AS di kategori ini. Kemenangan dramatis Liu terjadi setelah ia bangkit dari posisi ketiga usai program pendek, mengungguli dua skater Jepang, yang meraih perak, dan yang membawa pulang perunggu.

Sebelumnya, perhatian sempat tertuju pada sensasi remaja Jepang, Ami Nakai. Skater berusia 17 tahun ini tampil memukau dalam program pendek pada 17 Februari 2026, mencatatkan skor personal best 78.71 poin dan memimpin sementara kompetisi. Nakai menunjukkan performa luar biasa dengan mendaratkan triple Axel yang bersih, diikuti triple Lutz, kombinasi triple toe loop, dan triple Loop. Pencapaian ini menjadikannya wanita keenam dalam sejarah yang berhasil mendaratkan triple Axel di ajang Olimpiade Musim Dingin.

Di belakang Nakai, ada rekan senegaranya, Kaori Sakamoto, juara dunia tiga kali, yang menempati posisi kedua dengan 77.23 poin setelah program pendek. Sakamoto, yang tampil dengan iringan musik “Time to Say Goodbye”, menunjukkan keanggunan khasnya di atas es. Sementara itu, Alysa Liu dari AS, juara dunia 2025, berada di posisi ketiga dengan 76.59 poin.

Namun, babak free skate pada 19 Februari 2026 menjadi penentu segalanya. Alysa Liu menampilkan performa yang memukau, melesat dari posisi ketiga ke puncak podium dengan total skor 226.79. Kemenangan ini tidak hanya memberinya medali emas individu, tetapi juga mengakhiri puasa gelar emas tunggal putri AS di Olimpiade yang telah berlangsung sejak Sarah Hughes pada tahun 2002.

Kaori Sakamoto, dalam penampilan Olimpiade terakhirnya, harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan total skor 224.90. Skater berusia 25 tahun ini tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya karena gagal meraih emas yang sangat diidamkan. “Saya mengincar medali emas. Frustrasi karena tidak bisa memenangkannya benar-benar menghantam saya saat ini,” ujar Sakamoto. Ia berencana pensiun dari skating kompetitif setelah musim ini dan akan mengejar karir sebagai pelatih.

Ami Nakai, sang bintang muda, berhasil mempertahankan posisinya di podium dengan meraih medali perunggu, mengumpulkan total skor 219.16. Ini merupakan debut Olimpiade yang luar biasa bagi Nakai, yang menunjukkan potensi besar untuk masa depan.

Perjalanan skater AS lainnya juga penuh dinamika. Amber Glenn, juara nasional tiga kali, mengalami kesulitan di program pendek dan hanya menempati posisi ke-13 setelah melakukan kesalahan pada lompatan terakhirnya yang berakibat nol poin. Namun, Glenn menunjukkan semangat juang di free skate, mencetak skor terbaik musim 147.52 dan berhasil melesat ke posisi kelima secara keseluruhan dengan total 214.91. Rekan senegaranya, Isabeau Levito, yang melakukan debut Olimpiade di kota kelahiran ibunya, Milan, finis di posisi kedelapan setelah program pendek dan mengakhiri kompetisi di posisi keenam secara keseluruhan dengan total 202.80, meskipun sempat terjatuh di awal program bebasnya.

Secara keseluruhan, kontingen AS juga menunjukkan dominasinya di ajang beregu. Tim Amerika Serikat berhasil meraih medali emas dalam acara tim seluncur indah yang berlangsung dari 6 hingga 8 Februari, mengungguli Jepang yang meraih perak dan Italia dengan perunggu. Alysa Liu sendiri turut menyumbang poin penting dengan finis kedua di program pendek putri acara tim.