Anak Tengah Racuni Keluarga di Jakut Dites Kejiwaan, Hasilnya Tak Ditemukan Gangguan Jiwa Berat

Author Image

Irfan

7 Februari 2026

Foto: Tiga Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas Di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Warga Menceritakan, Para Korban Awalnya Ditemukan Keluarganya Yang Pulang Bekerja. (devi P/detikcom)
Foto: Tiga orang sekeluarga ditemukan tewas di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Warga menceritakan, para korban awalnya ditemukan keluarganya yang pulang bekerja. (Devi P/detikcom)

JAKARTA – Pelaku peracunan keluarga di Warakas, Jakarta Utara, AS atau S (22), telah menjalani tes kejiwaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya gangguan jiwa berat pada tersangka.

Hasil Tes Kejiwaan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno menyatakan bahwa pemeriksaan psikater terhadap tersangka telah dilakukan. “Jadi dalam proses penyelidikan perkara ini, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap tersangka sebelumnya, dan dari hasil pemeriksaan psikater, munculah namanya visum et repertum psychiatricum, di mana hasilnya adalah kepada tersangka, tidak ditemukan gejala gangguan jiwa berat,” ujar Onkoseno pada Sabtu (7/2/2026).

Meskipun demikian, pelaku menunjukkan pola penyelesaian masalah yang tidak adaptif dan memiliki dorongan agresivitas. “Namun memiliki pola kepribadian penyelesaian masalah tidak adaptif. Kemudian punya dorongan adanya agresifitas, dan bercakap mental dalam mempertahankan perbuatannya,” imbuhnya.

Ancaman Hukuman 20 Tahun Penjara

Sebelumnya, AS atau S (22) dijerat pasal pembunuhan berencana setelah meracuni keluarganya hingga meninggal dunia. Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Ancaman hukuman (pelaku) 20 tahun (penjara),” kata AKBP Onkoseno pada Jumat (6/2).

Modus Peracunan

Pelaku meracuni keluarganya dengan mencampurkan zat berbahaya ke dalam panci berisi rebusan air teh. Setelah korban pingsan, pelaku kembali menyendokkan racun ke mulut korban, yang menyebabkan kematian.

Ketiga korban ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1) pagi. Tiga orang tewas terdiri dari ibu, anak laki-laki, dan anak perempuan.