Andre Onana, kiper asal Kamerun, dilaporkan bertekad untuk merebut kembali posisi penjaga gawang utama Manchester United setelah masa pinjamannya di klub Turki Trabzonspor berakhir pada Mei 2026 mendatang. Namun, ambisi Onana ini dihadapkan pada performa gemilang Senne Lammens, kiper muda Belgia yang kini menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Setan Merah.
Onana bergabung dengan Manchester United pada Juli 2023 dari Inter Milan dengan biaya transfer yang mencapai sekitar £44.1 juta hingga £50 juta. Awalnya, ia dipercaya sebagai kiper utama di bawah manajer Erik ten Hag. Sayangnya, kiprahnya di Old Trafford diwarnai serangkaian kesalahan fatal dan penampilan yang tidak konsisten, yang memicu banyak kritik.
Puncaknya, Onana kehilangan tempatnya sebagai kiper nomor satu kepada Altay Bayindir di awal musim 2025/26. Penampilan buruknya dalam kekalahan Piala Liga dari Grimsby Town, yang disebut sebagai “pertunjukan horor pribadi” dan “titik puncaknya”, akhirnya membuat Manchester United meminjamkannya ke Trabzonspor pada September 2025.
Di Trabzonspor, Onana dikabarkan menunjukkan performa yang lebih baik, membantu klub tersebut bersaing di papan atas liga, meskipun saat ini mereka tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Galatasaray. Ia telah mencatatkan empat clean sheet dan rata-rata 2.9 penyelamatan per pertandingan di Liga Super Turki. Kontrak pinjamannya tidak menyertakan opsi pembelian, yang berarti ia akan kembali ke Manchester United untuk pramusim.
Senne Lammens: Bintang Baru di Bawah Mistar
Sementara itu, di Old Trafford, Senne Lammens telah menjelma menjadi pahlawan baru. Kiper Belgia berusia 23 tahun ini direkrut Manchester United dari Royal Antwerp pada jendela transfer musim panas (September 2025) dengan biaya sekitar £18 juta hingga £18.1 juta. Kedatangannya terjadi setelah serangkaian kesalahan Onana yang membuat klub mencari pengganti.
Lammens dengan cepat beradaptasi dan mengukuhkan dirinya sebagai kiper pilihan utama Manchester United, menampilkan performa yang “impresif” dan “meyakinkan”. Ia dipuji karena ketenangan, ketegasan, dan pengambilan keputusannya yang matang. Baru-baru ini, Lammens dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan dalam kemenangan 1-0 Manchester United atas Everton pada 24 Februari 2026, di mana ia melakukan empat penyelamatan krusial dan menjaga gawangnya tetap perawan.
Kapten tim, Harry Maguire, memuji Lammens sebagai pemain “kelas atas” setelah pertandingan tersebut. Bahkan manajer Everton, David Moyes, menyebut Lammens sebagai “pemain terbaik” di lapangan malam itu. Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, juga melabeli penampilannya sebagai “luar biasa”, memuji ketenangan, ketegasan, dan pengambilan keputusannya yang “patut dicontoh”.
Statistik menunjukkan dampak positif Lammens; ia telah mencegah 5.5 gol di Premier League musim ini, angka tertinggi di antara semua kiper sejak debutnya. Ia juga telah mencatatkan lima clean sheet dalam 21 pertandingan liga. Lammens bahkan dibandingkan dengan legenda Manchester United, Edwin van der Sar, karena kehadirannya yang menenangkan di bawah mistar. Ia telah menandatangani kontrak jangka panjang di Old Trafford hingga Juni 2030 dan melakukan debut internasional seniornya untuk Belgia pada November 2025.
Masa Depan Onana yang Tidak Pasti
Meskipun Onana bertekad untuk kembali dan memperjuangkan tempatnya, laporan dari berbagai media mengindikasikan bahwa Manchester United memiliki rencana yang berbeda. Klub dilaporkan “tidak memiliki rencana untuk mengintegrasikan kembali” Onana ke dalam skuad utama dan berencana untuk menjualnya pada jendela transfer musim panas, terlepas dari siapa manajer permanen berikutnya. Pihak klub menyadari bahwa mereka kemungkinan besar akan mengalami kerugian finansial dari penjualan Onana.
Perwakilan Onana dilaporkan telah mengadakan pembicaraan dengan beberapa klub yang berminat, termasuk kemungkinan kembali ke mantan klubnya, Inter Milan. Dengan Manchester United yang saat ini berada di posisi keempat Premier League di bawah manajer interim Michael Carrick, dan berjuang untuk mendapatkan tempat di Liga Champions musim depan, keputusan mengenai masa depan Onana akan menjadi salah satu prioritas klub. Selain Lammens, klub juga memiliki Altay Bayindir sebagai kiper cadangan dan Radek Vitek, lulusan akademi yang tampil impresif saat dipinjamkan ke Bristol City, yang juga bisa menjadi pesaing di masa depan.