Kiper utama Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, secara jantan mengakui adanya andil kesalahan dirinya dalam dua gol yang bersarang ke gawangnya saat tim Macan Kemayoran menghadapi Malut United. Pengakuan ini disampaikan Andritany setelah pertandingan dramatis pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 yang berakhir dengan kemenangan tipis Persija 3-2 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Selasa (24/2/2026) malam.
Meski demikian, pelatih Persija, Mauricio Souza, dengan tegas membela anak asuhnya. Juru taktik asal Brasil itu menilai dua gol yang tercipta bukan semata kesalahan Andritany, melainkan konsekuensi alami dari dinamika permainan yang terjadi di lapangan.
Drama Lima Gol di Ternate
Pertandingan antara Malut United dan Persija Jakarta berlangsung sengit dan penuh drama. Persija Jakarta berhasil unggul lebih dulu dengan dua gol di babak pertama, dicetak oleh Alaeddine Ajaraie pada menit ke-7 dan Jordi Amat pada menit ke-28 atau 29. Namun, Malut United tidak menyerah begitu saja. Di babak kedua, tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Ciro Alves pada menit ke-77.
Persija sempat kembali menjauh dengan gol spektakuler Fabio Calonego dari luar kotak penalti pada menit ke-79 atau 80. Namun, Malut United kembali membalas dua menit berselang lewat David da Silva, menjadikan skor 3-2. Ketegangan semakin memuncak ketika pemain pengganti Persija, Aditya Warman, diganjar kartu merah pada menit ke-89, membuat Persija harus bermain dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan.
Pengakuan Andritany dan Pembelaan Pelatih
Menanggapi dua gol yang masuk ke gawangnya, Andritany Ardhiyasa menunjukkan sikap profesional. “Dua gol itu ya wajar. Kenapa? Karena sepak bola itu bermain dengan tim. Dan dua gol itu ada salah saya, salah saya juga,” ujar Andritany dalam konferensi pers pasca-laga. Ia menambahkan bahwa situasi seperti ini bukanlah yang pertama kali dialaminya sepanjang karier dan akan menjadi bahan evaluasi untuk tampil lebih baik ke depan. “Dua gol itu wajar terjadi karena sepak bola adalah permainan yang dinamis. Saya juga mengakui ada bagian kesalahan dari saya. Sebagai pemain, itu menjadi bahan evaluasi agar ke depan bisa lebih baik,” tegasnya.
Di sisi lain, Mauricio Souza memberikan dukungan penuh kepada kipernya. “Saya mau bicara dua gol itu, Andritany tidak melakukan kesalahan. Itu mungkin konsekuensi dari permainan yang terjadi,” kata Souza. Pelatih asal Brasil itu menyatakan kepuasannya terhadap performa Andritany dan hasil yang diraih tim. “Kiper yang kami miliki di dalam tim ini memberikan kami kepercayaan diri. Dan saya meninggalkan pertandingan ini dengan rasa puas, dengan apa yang tim saya (tampilkan),” tambahnya.
Modal Penting dalam Perburuan Gelar
Kemenangan atas Malut United ini sangat krusial bagi Persija Jakarta. Tambahan tiga poin membuat Macan Kemayoran kini mengoleksi 50 poin, menyamai perolehan Persib Bandung di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Hasil ini menjaga asa Persija dalam persaingan ketat memperebutkan gelar juara musim ini. Andritany sendiri memuji mentalitas dan kerja keras seluruh elemen tim yang berhasil mempertahankan keunggulan di tengah tekanan ketat dari tuan rumah.