Antisipasi Banjir Tol Merak, BBWS C3 Bangun Tanggul Darurat di Km 50

Author Image

Irfan

3 Februari 2026

Bbws C3 Bangun Tanggul Di Km 50 Tol Merak (dok. Bbws C3)
BBWS C3 Bangun Tanggul di Km 50 Tol Merak (Dok. BBWS C3)

Petugas gabungan dari Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) dan PT Marga Mandalasakti telah membangun tanggul sementara untuk mencegah luapan air kembali menggenangi Kilometer (Km) 50 ruas Tol Tangerang-Merak. Pembangunan tanggul ini dilakukan sebagai respons atas kejadian banjir yang sempat melumpuhkan akses vital tersebut beberapa waktu lalu.

Tanggul Darurat Dibangun untuk Pulihkan Akses Tol

Tanggul sementara dibangun menggunakan geobag dan movable concrete barrier (MCB) dengan panjang penanganan sekitar 300 meter di sisi jalan. Langkah ini diambil untuk memulihkan ruas tol yang sempat tergenang dan menyebabkan kemacetan parah.

Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, menyatakan bahwa ruas Tol Tangerang-Merak, yang merupakan jalur krusial untuk mobilisasi barang dan penumpang antara Pulau Jawa dan Sumatera, kini telah kembali pulih dan aman dilalui.

“Kini, ruas Tol Tangerang-Merak yang menjadi akses vital mobilisasi barang dan penumpang antara Pulau Jawa dan Sumatera telah kembali pulih dan dapat dilalui dengan aman oleh seluruh golongan kendaraan,” ujar Dedi Yudha Lesmana, Selasa (3/2/2026).

Sungai Ciujung Meluap Akibat Hujan Deras

Banjir di Km 50 Tol Cikande arah Merak terjadi pada Jumat (23/1) lalu, dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan Sungai Ciujung di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, meluap. Luapan air sungai tersebut menggenangi ruas jalan tol.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten per Jumat (23/1), pukul 15.30 WIB, luapan air Sungai Ciujung telah memasuki area Km 50 Tol Cikande arah Merak. Kondisi ini memaksa kendaraan untuk mengurangi kecepatan, menyebabkan kepadatan lalu lintas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Banten, Juli Kristianto, menjelaskan penyebab umum banjir di area tersebut.

“Penyebab banjir di tol sekitar Km 50 hingga Km 60 biasanya karena sungai di sekitarnya meluap saat hujan deras,” jelas Juli Kristianto dalam keterangannya.

Kemacetan Panjang Akibat Genangan

Kondisi banjir tersebut tidak hanya menyebabkan kepadatan, tetapi juga kemacetan panjang. Pada Sabtu (24/1), air kembali meluap dan mengganggu lalu lintas di kedua arah tol, baik menuju Merak maupun Jakarta.

Seorang pengendara bernama Lulu melaporkan terjebak kemacetan hingga sekitar 10 kilometer saat melintas di genangan tersebut pada Sabtu malam, sekitar pukul 20.30 WIB.