Bank Indonesia (BI) kembali mengaktifkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai baru menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Program ini disambut antusias oleh warga di berbagai daerah, meskipun kuota penukaran kerap habis dalam waktu singkat.
Untuk tahun ini, BI menyiapkan total uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp8,6 triliun dialokasikan khusus untuk layanan penukaran uang baru. Layanan penukaran ini tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan yang dioperasikan oleh BI dan perbankan di seluruh Indonesia.
Masyarakat yang ingin menukarkan uang diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs web PINTAR BI di https://pintar.bi.go.id. Sistem ini dirancang untuk memberikan kepastian, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan bagi masyarakat, sehingga tidak ada lagi layanan penukaran secara langsung (go-show) tanpa pemesanan daring.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas, seperti yang diungkapkan Lina, seorang warga Sleman. Ia mengaku, “Sekarang (penukaran) lebih cepat lebih efisien, pas pendaftarannya agak susah tapi Alhamdulillah sudah rejekinya.” Hal ini menunjukkan bahwa sistem digitalisasi penukaran uang baru semakin diterima, meskipun tantangan dalam mendapatkan kuota masih ada.
Setiap individu dapat menukarkan uang baru maksimal Rp5,3 juta per paket per orang. Paket penukaran ini terdiri dari berbagai pecahan, yaitu 50 lembar pecahan Rp50.000 (total Rp2.500.000), 50 lembar pecahan Rp20.000 (total Rp1.000.000), 100 lembar pecahan Rp10.000 (total Rp1.000.000), 100 lembar pecahan Rp5.000 (total Rp500.000), 100 lembar pecahan Rp2.000 (total Rp200.000), dan 100 lembar pecahan Rp1.000 (total Rp100.000).
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan, “Pada 2026, BI menyiapkan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran uang dengan nominal Rp5,3 juta per paket.” Ia juga menambahkan bahwa pemesanan penukaran untuk wilayah Jawa telah dibuka lebih cepat pada 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB, dan berlangsung hingga kuota habis.
Bagi masyarakat di luar Pulau Jawa, pemesanan dibuka pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 08.00 WIB. Periode penukaran fisik untuk kedua wilayah tersebut berlangsung mulai 28 Februari hingga 15 Maret 2026.
Saat datang ke lokasi penukaran, masyarakat wajib membawa KTP asli yang sesuai dengan data pendaftaran, bukti pemesanan dari aplikasi PINTAR, serta uang yang akan ditukarkan dalam kondisi terpilah dan tersusun searah sesuai pecahan. Uang yang ditukarkan tidak boleh menggunakan selotip, perekat, lakban, atau staples. Penukaran juga tidak dapat diwakilkan.
Layanan kas keliling BI tersebar di berbagai lokasi strategis, termasuk masjid, alun-alun kota, dan museum. Contohnya, di Jambi, layanan beroperasi di beberapa masjid dan Museum Siginjai pada 18-26 Februari 2026. Sementara itu, di wilayah Cirebon-Kuningan, kas keliling dijadwalkan hadir di Masjid Syiarul Islam Kuningan dan Masjid Nurul Amal Perumnas Cirebon pada 2-13 Maret 2026. Untuk DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan dilaksanakan pada 12-15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.
Selain melalui kas keliling, masyarakat juga dapat menukarkan uang baru di kantor cabang bank umum yang bekerja sama, seperti BRI, Mandiri, BCA, dan BNI. Meskipun demikian, disarankan untuk mengonfirmasi ketersediaan dan kuota langsung ke bank terkait, karena beberapa bank mungkin tidak memerlukan reservasi PINTAR BI untuk penukaran di loket mereka, namun kuota tetap terbatas.