Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan penegasan kuat mengenai posisi Rodrygo di skuadnya, di tengah derasnya spekulasi yang mengaitkan penyerang Brasil itu dengan potensi kepindahan pada bursa transfer musim panas mendatang. Arbeloa secara gamblang menyatakan bahwa Rodrygo merupakan elemen fundamental dalam strateginya, terutama saat Los Blancos bersiap menghadapi Getafe dalam lanjutan La Liga pada Senin, 2 Maret 2026.
Pernyataan ini muncul seiring kembalinya Rodrygo (25 tahun) dari cedera yang sempat membekapnya. Kehadiran sang penyerang menjadi semakin krusial mengingat bintang utama Real Madrid, Kylian Mbappe, saat ini masih menepi akibat cedera. Arbeloa mengungkapkan kegembiraannya atas pulihnya Rodrygo dan menaruh harapan besar padanya.
Arbeloa Percaya Penuh pada Fleksibilitas Rodrygo
Dalam konferensi pers menjelang laga kontra Getafe, Arbeloa tidak ragu memuji kualitas Rodrygo. “Rodrygo harus menjadi sangat penting. Dia sudah begitu sebelum cedera dan dia bisa menjadi pemain yang fundamental dan menentukan,” ujar Arbeloa. Ia menambahkan bahwa Rodrygo memiliki “fleksibilitas luar biasa” yang sangat dibutuhkan di lini serang tim. Pelatih asal Spanyol itu berharap Rodrygo dapat “tampil lebih baik dan menjadi penentu pertandingan” setelah kembali dari masa pemulihan.
Musim 2025/2026 memang menjadi periode yang penuh tantangan bagi Real Madrid. Di bawah kepemimpinan Arbeloa, yang mengambil alih kursi pelatih dari Xabi Alonso pada Januari lalu, performa tim menunjukkan hasil yang beragam. Jadwal padat, termasuk dua laga besar Liga Champions melawan Manchester City, menuntut kedalaman skuad yang optimal.
Rodrygo Tak Terpengaruh Rumor
Sementara itu, Rodrygo sendiri mengaku tidak terganggu oleh rumor transfer yang terus-menerus mengiringi kariernya. Spekulasi mengenai masa depannya di Santiago Bernabeu memang bukan hal baru. Pada November 2023, Real Madrid telah memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2028, dengan klausul pelepasan fantastis sebesar 1 miliar Euro.
Meskipun demikian, rumor kepindahan tetap muncul secara rutin setiap jendela transfer. “Saya sudah terbiasa dengan itu; setiap tahun mereka mengatakan saya akan pergi,” ungkap Rodrygo. Ia bahkan menceritakan pengalamannya bercanda dengan keluarga dan teman-teman tentang sering dikaitkan dengan tim yang berbeda setiap minggunya. “Setiap minggu saya berada di tim yang berbeda, tapi, seperti yang saya katakan, saya sangat tenang secara mental dan hal itu sama sekali tidak memengaruhi saya,” tegasnya. Rodrygo juga menegaskan komitmen penuhnya, “Saya akan terus memberikan yang terbaik setiap hari saya mengenakan jersey ini.”
Perjalanan Rodrygo di Musim Penuh Tantangan
Sebelumnya, Rodrygo sempat absen cukup lama akibat cedera hamstring, yang proses pemulihannya berjalan lebih lambat dari perkiraan awal klub. Selain itu, ia juga menghadapi sanksi larangan bermain dua pertandingan di Liga Champions karena pelanggaran verbal yang berujung kartu merah saat Real Madrid kalah 2-4 dari Benfica di fase grup. Sanksi tersebut membuatnya absen di babak play-off kompetisi Eropa.
Pada awal Januari 2026, sempat beredar kabar bahwa Rodrygo mempertimbangkan untuk mencari agen baru dan siap hengkang dari Real Madrid karena minimnya menit bermain di bawah pelatih sebelumnya, Xabi Alonso, serta persaingan ketat dengan Vinicius Junior dan rekrutan anyar Franco Mastantuono. Namun, cedera yang dialami Kylian Mbappe disebut-sebut menunda rencana kepindahan tersebut hingga bursa transfer musim panas.
Dengan dukungan penuh dari Alvaro Arbeloa dan komitmen kuat dari sang pemain, Rodrygo kini diharapkan dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi kunci bagi Real Madrid dalam mengarungi sisa musim yang krusial.