Arbeloa Sedih Vinicius Jr Kembali Jadi Korban Rasisme di Laga Benfica

Author Image

Irfan

18 Februari 2026

Foto: Reuters/pedro Nunes
Foto: REUTERS/Pedro Nunes

Lisbon – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan kesedihannya atas kembali terjadinya insiden rasisme yang menimpa pemainnya, Vinicius Jr., saat menghadapi Benfica. Arbeloa menegaskan bahwa Real Madrid akan selalu memberikan dukungan penuh kepada Vinicius.

Insiden Rasisme Saat Madrid Ungguli Benfica

Real Madrid berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Benfica pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026 di Estadio da Luz, Rabu (18/2/2026). Gol tunggal kemenangan El Real dicetak oleh Vinicius Jr. melalui sebuah gol indah.

Namun, kebahagiaan tim tamu terusik setelah Vinicius melakukan selebrasi golnya. Ia terlibat adu mulut dengan pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Vinicius melaporkan kepada wasit bahwa Prestianni telah mengejeknya dengan sebutan yang merendahkan terkait warna kulitnya.

Tindakan rasisme tersebut membuat Vinicius menolak untuk melanjutkan pertandingan. Wasit kemudian memutuskan untuk mengaktifkan protokol anti-rasisme dengan memberikan isyarat huruf ‘X’ kepada ofisial pertandingan, menandakan adanya tindakan rasisme. Laga sempat dihentikan sementara.

Situasi Memanas dan Protokol Anti-Rasisme Diaktifkan

Insiden ini sempat memicu ketegangan yang meluas hingga ke bangku cadangan kedua tim. Perlahan, situasi mulai dapat dikendalikan setelah wasit berdiskusi dengan para pemain kedua tim. Laga akhirnya dilanjutkan setelah sempat tertunda selama 10 menit, dan Vinicius pun bersedia kembali ke lapangan.

Arbeloa: Madrid Selalu di Sisi Vinicius

Menanggapi insiden tersebut, pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkapkan rasa sedihnya. Ia menekankan bahwa ini bukanlah kali pertama Vinicius menjadi sasaran ejekan yang tidak pantas terkait warna kulitnya.

Arbeloa menegaskan komitmen Real Madrid untuk selalu memberikan dukungan kepada Vinicius. Ia menggambarkan Vinicius sebagai sosok yang sangat dicintai di klub.

“Yang menyedihkan adalah ini bukan pertama kalinya. Dia bukan hanya pemain yang spektakuler tetapi juga orang yang hebat dan pemuda yang luar biasa yang dicintai oleh semua orang,” ujar Arbeloa dikutip dari situs resmi Madrid.

“Begitu Anda mengenalnya, tidak butuh waktu lama untuk menyadari betapa baiknya dia dan seberapa sering dia harus berjuang melawan situasi seperti ini.”

“Dia selalu menjadi pejuang, dan dia akan terus menjadi pejuang. Kami akan selalu berada di sisinya,” jelasnya.