Arema FC Bertekad Lanjutkan Tren Positif di Kandang Madura United, Perebutan Posisi Empat Besar Memanas

Author Image

Irfan

21 Februari 2026

madura united, arema fc, bri super league, carlos parreira, marcos santos

Derbi Jawa Timur yang sarat gengsi akan tersaji pada Sabtu, 21 Februari 2026, kala menjamu dalam lanjutan pekan ke-22 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan sepak mula pukul 20.30 WIB. Laga ini mempertemukan dua tim dengan ambisi yang sangat berbeda di sisa musim ini.

Arema FC datang ke Pamekasan dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tren performa impresif. Tim berjuluk Singo Edan ini berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dengan catatan nirbobol atau clean sheet. Kemenangan telak 3-0 atas Semen Padang, diikuti dengan menundukkan Persija Jakarta 2-0, dan mengalahkan Persijap Jepara 1-0, menjadi bukti solidnya lini pertahanan dan ketajaman lini serang mereka. Hasil positif ini membawa Arema FC bertengger di posisi kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 21 pertandingan.

Pelatih Arema FC, , menegaskan bahwa timnya tidak akan jemawa meskipun sedang dalam tren positif. Ia mewaspadai potensi kebangkitan Madura United yang akan bermain di hadapan pendukung sendiri. “Ini yang membuat Madura United akan menjadi lebih berbahaya. Di sinilah kita bisa terjebak,” ujar Marcos Santos. Ia menambahkan, “Mereka pasti akan tampil dengan semangat berlipat untuk bisa menang di kandang. Kami harus benar-benar konsentrasi untuk bisa mengantisipasinya.” Singo Edan dipastikan tanpa dua pilar tengah, Betinho Filho dan Arkhan Fikri, yang absen karena cedera, namun bek Rio Fahmi kembali memperkuat tim setelah menjalani skorsing akumulasi kartu.

Di sisi lain, Madura United tengah berjuang keras untuk keluar dari periode sulit. Laskar Sape Kerrab belum meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir, termasuk dua hasil imbang dan satu kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir mereka. Mereka saat ini menempati posisi ke-14 klasemen dengan 19 poin dari 21 laga, hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi. Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengakui bahwa timnya membutuhkan rasa percaya diri untuk meraih kemenangan di kandang. “Kami butuh kepercayaan diri untuk menang di kandang,” kata Parreira. Ia juga telah menyiapkan taktik khusus untuk meredam agresivitas Arema FC. “Kami menghormati tren positif Arema FC dalam tiga pertandingan terakhir. Namun, setiap laga berbeda. Kuncinya adalah disiplin dalam organisasi permainan,” tegasnya.

Secara rekor pertemuan, Arema FC sedikit lebih unggul dengan tujuh kemenangan berbanding lima kemenangan milik Madura United dari total 18 pertemuan. Enam laga sisanya berakhir imbang. Dalam lima pertemuan terakhir, kedua tim menunjukkan persaingan ketat, termasuk hasil imbang 2-2 pada pertemuan terakhir 23 Desember 2025. Arema FC akan mengandalkan ketajaman Dalberto yang telah mengemas 10 gol musim ini, serta kontribusi Joel Vinicius dan Gabriel Silva. Sementara itu, Madura United berharap pada magis Lulinha dan Junior Brandao untuk membongkar pertahanan lawan.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Arema FC berambisi terus merangsek ke papan atas demi mengamankan tiket Championship Series, sementara Madura United berjuang mati-matian untuk menjauh dari ancaman degradasi. Dukungan penuh dari suporter di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi Laskar Sape Kerrab untuk memutus tren negatif mereka.