Derbi Jawa Timur kembali memanaskan panggung sepak bola nasional saat Madura United menjamu Arema FC dalam lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan. Kedua tim datang dengan motivasi yang kontras, di mana Arema FC berambisi meraih kemenangan keempat beruntun, sementara tuan rumah Madura United berjuang keras untuk menjauh dari ancaman zona degradasi.
Tim berjuluk Singo Edan, Arema FC, sedang dalam performa menanjak di putaran kedua musim ini. Mereka berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan tanpa kebobolan. Kemenangan impresif 3-0 atas Semen Padang pada 15 Februari, diikuti dengan menundukkan Persija Jakarta 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 8 Februari, serta kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara pada 2 Februari, menjadi bukti kebangkitan Arema. Rentetan hasil positif ini mengangkat posisi Arema FC ke peringkat kedelapan klasemen sementara, mengumpulkan 30 poin dari 21 pertandingan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan fokus timnya adalah menjalani setiap laga dengan baik untuk terus memperbaiki posisi di klasemen. “Kami mau bertahap untuk melalui laga demi laga dengan baik. Ketika bagus di permainan, hasil bagus, secara posisi kami akan naik,” ujar Marcos Santos. Ia juga menambahkan bahwa bulan Ramadan tidak akan menjadi kendala berarti bagi intensitas permainan timnya.
Di sisi lain, Madura United tengah menghadapi periode sulit. Laskar Sape Kerrab belum meraih kemenangan dalam enam laga terakhir mereka, dengan catatan dua hasil imbang dan empat kekalahan. Bahkan, dalam sepuluh pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mengamankan satu kemenangan. Rekor kandang Madura United musim ini juga kurang memuaskan, hanya meraih dua kemenangan dari sepuluh laga yang dimainkan di Gelora Madura Ratu Pamelingan. Kondisi ini menempatkan Madura United di posisi ke-14 klasemen dengan 19 poin dari 21 laga, hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi.
Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengakui timnya membutuhkan suntikan kepercayaan diri untuk bisa meraih kemenangan di kandang. “Kami butuh kepercayaan diri untuk menang di kandang,” kata Parreira. Ia juga menyoroti kekuatan lini serang Arema FC yang dinilai sangat cepat dan berbahaya, dengan nama-nama seperti Dalberto dan Gabriel Silva. “Arema sangat kuat di lini serang, mereka sangat cepat dan berbahaya. Mereka punya pemain bagus di depan ada Dalberto, ada Gabriel Silva,” tambahnya. Pemain muda Madura United, Ferian Rizki, menegaskan kesiapan timnya untuk bertempur demi meraih tiga poin di kandang.
Pertandingan ini juga akan menjadi momen emosional bagi penyerang Arema FC, Dalberto Luan Belo, yang merupakan mantan pemain Madura United. Dalberto, yang kini bergeser posisi menjadi winger setelah kedatangan Joel Vinicius, bertekad memberikan kontribusi maksimal. “Saya mau kerja keras, kalau ada kesempatan seperti putaran pertama buat banyak gol. Putaran kedua lebih siap lagi, tapi yang penting Arema dapat tiga poin,” ungkap Dalberto. Ia juga menambahkan bahwa adaptasi dengan posisi barunya berjalan cepat berkat arahan pelatih Marcos Santos.
Secara head-to-head, Arema FC memiliki catatan yang sedikit lebih unggul. Dari 18 pertemuan sebelumnya, Singo Edan berhasil meraih tujuh kemenangan, sementara Madura United lima kemenangan, dan enam laga berakhir imbang. Dalam lima pertemuan terakhir, Arema FC menunjukkan dominasi dengan tidak terkalahkan dalam empat laga (tiga seri, satu kemenangan, dan satu kekalahan). Laga Derbi Jawa Timur ini diprediksi akan berjalan sengit, mengingat gengsi dan poin krusial yang dipertaruhkan kedua tim. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui layanan live streaming Vidio.