Arsenal tengah menikmati salah satu musim terbaiknya di bawah asuhan Mikel Arteta, dengan peluang meraih empat trofi utama yang kini bukan lagi sekadar mimpi. Klub asal London Utara ini memimpin perburuan gelar Premier League, telah memastikan tempat di perempat final Liga Champions, dan akan bertarung di final Carabao Cup dalam beberapa hari ke depan. Performa konsisten di berbagai kompetisi menempatkan The Gunners di ambang pencapaian bersejarah.
Dominasi di Liga Primer Inggris
Hingga pekan pertama Maret 2026, Arsenal kokoh di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan 64 poin dari 29 pertandingan. Mereka unggul lima poin dari pesaing terdekat, Manchester City, yang memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Bahkan, superkomputer Opta memprediksi peluang Arsenal untuk menjuarai Premier League musim 2025/2026 mencapai 84,04 persen, jauh melampaui Manchester City yang hanya 15,88 persen. Per 17 Maret 2026, keunggulan Arsenal semakin melebar menjadi sembilan poin dengan 70 poin dari 31 laga, sementara City mengoleksi 61 poin dari 30 pertandingan. Untuk mengunci gelar, Arsenal diperkirakan hanya membutuhkan sekitar 12 hingga 15 poin tambahan dari sisa laga.
Konsistensi menjadi kunci utama Arsenal musim ini. Dari 46 pertandingan di semua kompetisi, mereka hanya menelan tiga kekalahan, menunjukkan kematangan taktik dan mental tim. Lini pertahanan yang solid dengan jumlah kebobolan minim dan selisih gol yang baik menjadi fondasi utama. Di lini serang, Viktor Gyökeres menjadi top skorer Premier League Arsenal dengan 10-11 gol. Sementara itu, Leandro Trossard dan Gyökeres sama-sama memimpin dalam kontribusi gol (gol dan asis) dengan 10 keterlibatan. Empat pemain, yakni Jurrien Timber, Declan Rice, Martin Odegaard, dan Leandro Trossard, masing-masing telah menyumbangkan lima asis di Premier League. Declan Rice juga menjadi pemain dengan operan terbanyak di liga, mencapai 1.719 operan.
Kemenangan penting 1-0 atas Brighton pada 5 Maret 2026, melalui gol Bukayo Saka, memperlebar jarak mereka di puncak. Teranyar, Arsenal mengalahkan Everton 2-0 pada 15 Maret 2026, dengan gol dari Viktor Gyokeres dan Max Dowman. Dalam laga tersebut, Max Dowman, yang baru berusia 16 tahun, mencatatkan diri sebagai pencetak gol termuda di Premier League.
Langkah Tegap di Liga Champions
Di kancah Eropa, Arsenal kembali menunjukkan taringnya. Pada Rabu, 18 Maret 2026, The Gunners memastikan diri lolos ke perempat final Liga Champions 2025/2026 setelah menumbangkan Bayer Leverkusen 2-0 pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Emirates, mengamankan agregat 3-1. Gol-gol kemenangan dicetak oleh Eberechi Eze pada menit ke-36 dan Declan Rice pada menit ke-63. Ini adalah kali ketiga beruntun Arsenal berhasil menembus babak delapan besar kompetisi elite Eropa tersebut. Selanjutnya, tim asuhan Mikel Arteta akan menghadapi Sporting CP di perempat final pada bulan April.
Manajer Mikel Arteta secara khusus memuji penampilan Eberechi Eze, yang dinilai telah menemukan ritme terbaiknya dan berkontribusi signifikan baik dengan maupun tanpa bola. Arsenal juga menunjukkan kekuatan dalam situasi bola mati, seperti yang terlihat saat meraih kemenangan 4-0 atas Atletico Madrid di fase grup, di mana dua gol tercipta dari skema set-piece. Superkomputer Opta bahkan menempatkan Arsenal sebagai favorit juara Liga Champions 2025/2026 dengan peluang 27,4 persen.
Final Carabao Cup Menanti
Arsenal juga telah mengamankan satu tempat di final Carabao Cup 2025/2026, di mana mereka akan menghadapi rival berat, Manchester City, pada Minggu, 22 Maret 2026. Perjalanan mereka menuju final termasuk mengalahkan Chelsea dengan agregat 4-2 di semifinal. Laga final ini berpotensi menjadi trofi pertama yang diraih Arsenal musim ini, membuka jalan bagi ambisi quadruple mereka.
Perjalanan di FA Cup
Selain tiga kompetisi tersebut, Arsenal juga masih berpartisipasi dalam FA Cup 2025/2026. Mereka berhasil melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Mansfield Town dengan skor 2-1 di babak kelima. Pada babak perempat final yang akan berlangsung antara 3-6 April 2026, Arsenal akan bertandang ke markas Southampton.
Visi Arteta dan Pilar Tim
Mikel Arteta, yang telah menukangi Arsenal sejak Desember 2019, mengakui bahwa masa depannya di klub sangat bergantung pada raihan trofi. Proyek jangka panjang Arteta kini mencapai puncaknya, dengan filosofi permainan yang jelas dan tim yang matang secara taktik dan mental. Investasi signifikan pada musim panas 2025, dengan mendatangkan pemain seperti Martin Zubimendi, Eberechi Eze, Noni Madueke, dan Viktor Gyokeres, telah memperkuat skuad. Declan Rice, yang didatangkan dari West Ham United, telah menjadi pilar penting di lini tengah dan Arsenal berencana untuk menawarkan kontrak jangka panjang baru kepadanya. Kehadiran Rice dianggap krusial dalam perburuan gelar liga pertama Arsenal sejak musim 2003/2004.
Dengan posisi yang sangat kuat di berbagai kompetisi, Arsenal kini menghadapi fase krusial musim 2025/2026. Meskipun para penggemar masih menyimpan sedikit keraguan setelah penantian panjang 22 tahun untuk gelar liga, performa tim yang solid dan konsisten di bawah Mikel Arteta memberikan harapan besar untuk mengakhiri puasa gelar dan mungkin, menciptakan sejarah baru.