Ambisi Arsenal untuk mengamankan gelar juara Premier League 2025-2026 kembali diuji setelah mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers pada Rabu, 18 Februari 2026. Hasil ini, yang merupakan pertandingan terakhir The Gunners sebelum tanggal 19 Februari 2026, sedikit menggoyahkan posisi mereka di puncak klasemen dan memanaskan persaingan menuju akhir musim.
Arsenal saat ini memimpin klasemen Premier League dengan 58 poin dari 27 pertandingan, unggul lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Namun, Manchester City memiliki satu pertandingan tunda yang berpotensi memperkecil jarak menjadi hanya dua poin jika mereka memenangkan laga tersebut. Performa Arsenal sejak awal tahun 2026 menunjukkan sedikit penurunan, dengan hanya meraih tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan satu kekalahan dari delapan pertandingan yang dimainkan.
Performa Wolverhampton Wanderers dan Implikasi Hasil Imbang
Di sisi lain, hasil imbang ini menjadi sedikit angin segar bagi Wolverhampton Wanderers, meskipun mereka masih terpuruk di dasar klasemen. Wolves saat ini menempati posisi ke-20 dengan hanya mengumpulkan 10 poin dari 27 pertandingan, hasil dari satu kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 19 kekalahan. Mereka juga tercatat sebagai tim dengan rekor tanpa kemenangan terpanjang di liga, yakni 19 pertandingan. Manajer Wolves, Rob Edwards, menghadapi tantangan berat untuk mengangkat timnya dari zona degradasi, dengan timnya menunjukkan performa yang sangat buruk secara keseluruhan.
Bagi Arsenal, hasil seri di Molineux ini menambah tekanan dalam perburuan gelar. Manajer Mikel Arteta sebelumnya pernah menegaskan komitmennya untuk tidak menyerah dalam perburuan gelar, menyatakan bahwa ia akan menyerah “over my dead body” atau “di atas mayat saya sendiri”. Ia juga menekankan bahwa “semuanya harus sempurna” untuk bisa memenangkan liga. Arteta percaya bahwa timnya telah mencapai “level lain” musim ini berkat peningkatan kedalaman skuad dan kematangan.
Prediksi Superkomputer dan Sisa Jadwal
Meskipun demikian, prediksi superkomputer terbaru masih menempatkan Arsenal sebagai favorit kuat untuk mengangkat trofi. Perkiraan poin yang diproyeksikan pada 19 Februari 2026 menunjukkan Arsenal akan mengakhiri musim dengan 86 poin, tipis di atas Manchester City dengan 85 poin. Prediksi superkomputer yang diperbarui pada 18 Februari 2026 juga masih memprediksi Arsenal akan finis di posisi pertama, dengan Manchester City di posisi kedua.
Superkomputer Opta pada Oktober 2025 bahkan memberikan Arsenal peluang 54,5% untuk memenangkan gelar, jauh di atas Manchester City (17,3%) dan Liverpool (17,2%). Namun, persaingan tetap ketat dengan tim-tim seperti Aston Villa (50 poin), Manchester United (45 poin), Chelsea (44 poin), dan Liverpool (42 poin) yang juga berjuang untuk posisi Eropa.
Jadwal Arsenal ke depan juga tidak mudah. Mereka akan menghadapi derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur pada 22 Februari, menjamu Chelsea pada 1 Maret, dan bertandang ke Brighton pada 4 Maret. Konsistensi akan menjadi kunci bagi Arsenal untuk mempertahankan keunggulan mereka dan mengakhiri penantian panjang mereka akan gelar Premier League.