Jakarta – Mantan pelatih legendaris Arsenal, Arsene Wenger, yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, mengusulkan sebuah inovasi signifikan terkait aturan offside. Ide terbarunya adalah pemain dianggap offside hanya jika seluruh tubuhnya berada di depan garis pertahanan lawan, bukan hanya sebagian kecil seperti yang berlaku saat ini.
Uji Coba di Liga Kanada
Menariknya, Canadian Premier League atau Liga Premier Kanada telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah uji coba aturan offside baru ini. Liga yang akan memulai musimnya pada April mendatang ini bersedia mengimplementasikan gagasan radikal Wenger.
Aturan ini sebenarnya telah diusulkan oleh Wenger sejak enam tahun lalu. Namun, hingga kini, implementasinya masih terbatas pada kompetisi sepak bola usia muda. FIFA dan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) akan memantau jalannya uji coba ini dengan seksama.
“Kami harus mencoba solusi radikal terlebih dahulu dan melihat evaluasinya seperti apa,” ujar Wenger, menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam pengembangan sepak bola.
Potensi Perubahan Global
Jika uji coba di Kanada berjalan sesuai harapan, hasil evaluasi akan dipresentasikan kepada IFAB pada akhir tahun 2026. Keberhasilan implementasi ini berpotensi membawa perubahan besar pada hukum sepak bola di seluruh dunia, dengan kemungkinan diterapkan mulai musim 2027-2028.
Sumber: 90Menit.ID






